Menteri UMKM Bantah Pendapatan Ojol Turun Akibat Komisi 8%, Sebut Libur Sekolah Jadi Faktor Utama

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman turut menanggapi pendapatan driver ojek online (ojol) yang menurun usai kebijakan pembagian komisi yang diberlakukan sejak 1 Juli 2026.

Dalam kebijakan tersebut, pemerintah menetapkan pembagian komisi sebesar 92% untuk driver dan 8% untuk aplikator.

Maman mengatakan telah mengkonfirmasi kepada 19 komunitas dan asosiasi ojol dari berbagai daerah terkait pendapatan ojol yang disebut menurun.

BACA JUGA:Komisi Ojol 8 Persen Berlaku, Pendapatan Naik? Ini Kata Driver Ojol

Hasilnya, mayoritas driver ojol mengaku bersyukur dengan kebijakan yang diusung langsung oleh Presiden Prabowo tersebut.

"Saya kan menanyakan bahwa ada isu kok katanya dengan komisi mereka ditambahin 92% justru pendapatan malah makin kecil. Kita tanyakan sama mereka, enggak juga," ujar Maman usai audiensi di Gedung Smesco, Jakarta Selatan, Rabu, 8 Juli 2026.

Ia menambagkan jika ada driver yang merasakan penurunan penghasilan dalam satu pekan terakhir, bukan disebabkan perubahan pembagian komisi.

Maman menyebut faktor utama penurunan pendapatan ojol karena masa libur sekolah dan libur perkuliahan.

"Kan sekarang lagi era liburan sekolah, terus juga anak-anak mahasiswa ada juga sebagian yang libur dan artinya itu bukan semata-mata karena masalah pembagian komisi," ungkap Maman.

BACA JUGA:Ekonom Unair Sebut Potongan Komisi Ojol 8 Persen Perlu Dievaluasi Secara Berkala

Seperti diketahui, mulai awal Juli 2026 pengemudi ojol akan menerima sedikitnya 92% dari nilai perjalanan setelah Gojek dan Grab setuju potongan layanan menjadi 8%.

Hal ini sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online.

Sementara itu, Mitra pengemudi ojol, Reza, menegaskan bahwa manfaat dari kebijakan komisi 8% ini sudah dirasakan langsung di lapangan, dan mengapresiasi kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan mitra ojol.

Ia menilai kebijakan ini sudah baik dan penting untuk terus dikawal bersama melalui ruang-ruang diskusi ke depan.

"Kami sangat mengapresiasi kepedulian pemerintah terhadap mitra ojol, karena manfaat dari kebijakan 8% ini sudah benar-benar kami rasakan dengan naiknya pendapatan kami." ujar Reza.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perkuat Akselerasi Bisnis Berkelanjutan, Bank Mandiri Raih Pengakuan FinanceAsia 2026
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Meksiko Tempuh Jalur Hukum terhadap AS atas Kematian 17 Warganya di Tahanan ICE
• 3 jam lalupantau.com
thumb
IHSG Naik Tipis ke 5.918, Saham-Saham IPO Ada yang ARA dan ARB
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
Bantah Mundur dari Jampidsus, Febrie Bilang Masih Terima Perintah Tuntaskan Perkara
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
Sekufu di Era Dating Apps: Masih Relevankah di Zaman Sekarang?
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.