Pembangunan PSEL Bali Dimulai, PLN Dukung Penuh Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita
PT PLN (Persero) resmi menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL) dengan Badan Usaha Pengembang dan Pengelola (BUPP) sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bali, Rabu (8/7). (Sumber: Dok. PLN)

KOMPAS.TV - PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi pengelolaan sampah menjadi energi listrik (PSEL) yang tengah didorong Pemerintah. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Sponsor Agreement dan Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) dalam peresmian pembangunan PSEL Bali di Denpasar Selatan, Rabu (8/7).

Kesepakatan itu ditandatangani oleh PLN sebagai offtaker, PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) sebagai perusahaan induk yang membawahi entitas pelaksana proyek PSEL di Indonesia, serta PT Weiming Nusantara Bali New Energy sebagai Badan Usaha Pengembang dan Pengelola (BUPP) PSEL Bali.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pembangunan PSEL merupakan salah satu langkah strategis untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah nasional.

Upaya tersebut juga telah diperkuat melalui terbitnya Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah melalui Pengolahan Sampah menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.

"Saya menyampaikan terima kasih kepada Danantara Indonesia, pemerintah daerah, PLN, dan seluruh pihak yang bekerja bersama mewujudkan dimulainya pembangunan PSEL Bali. Program ini dapat berjalan karena hambatan regulasi yang selama bertahun-tahun memperlambat penyelesaian persoalan sampah mulai kita sederhanakan melalui deregulasi.

Baca Juga: Bank Sampah Binaan PLN UID S2JB Raih Penghargaan, Program Bayar SPP dengan Sampah Dinilai Berdampak

Dengan aturan yang lebih jelas, kerja sama yang kuat, dan tata kelola yang baik, saya yakin pengelolaan sampah dapat kita percepat untuk memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan," ujar Zulkifli.

Dalam kesempatan yang sama, Chief Executive Officer Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan bahwa pembangunan PSEL merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat penyelesaian persoalan sampah nasional.

"Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, masalah sampah adalah tantangan kita bersama yang harus diselesaikan secepat mungkin, sehingga tidak menjadi beban bagi generasi mendatang.

PSEL hadir untuk mengatasi dampak sampah terhadap lingkungan hidup, kesehatan, dan keselamatan dengan menggunakan teknologi yang sudah terbukti. Pelaksanaan PSEL oleh Danantara Indonesia tidak hanya dilakukan secara cepat, tetapi juga dengan penuh kehati-hatian dan standar tata kelola tertinggi," kata Rosan.

Penulis : Iqbal-Tawakal

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • PLN
  • listrik
  • lingkungan
  • energi
  • advertorial
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kriminal kemarin, emas batangan di Bogor hingga penyekapan pegawai
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Sangar! Mahasiswa Ini Sidang Tugas Akhir dengan Dandanan Black Metal
• 11 jam lalumedcom.id
thumb
Ukraina Menggempur 21 Kapal Rusia dalam 72 Jam, Rusia Segera Membalas
• 3 jam laluerabaru.net
thumb
MRT Catat 4,5 Juta Penumpang Sepanjang Juni 2026
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Hemat Biaya Tanam Rp2,4 Juta Per Hektare, Petani Merauke Papua Selatan Uji Coba PM AAS
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.