Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia yang sebelumnya bergantung pada impor pangan kini mulai mengekspor berbagai komoditas ke sejumlah negara. Prabowo mengatakan, beberapa negara bahkan telah meminta Indonesia memasok kebutuhan pupuk urea, di antaranya Australia, Brasil, Filipina, dan India.
“Saya yakin kita akan menjadi lumbung pangan dunia. Kita sekarang diminta bantuan negara-negara. Bahkan Australia minta bantuan, mohon kita bisa jual urea ke mereka. Brasil, Filipina, India,” kata Prabowo dalam sambutannya dalam gelaran Peresmian 5 Bendungan di Indonesia di Lombok Barat, Jumat (10/7).
Ia menilai perkembangan tersebut menunjukkan Indonesia tengah bangkit sebagai negara yang semakin kuat di sektor pangan, tanpa perlu melakukan banyak publikasi.
“Tanpa banyak gembar-gembur kita menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang sedang bangkit dan akan bangkit terus,” ucap Prabowo.
Prabowo juga menegaskan tidak ada negara yang dapat berhasil apabila tidak mampu memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya sendiri. Ia bersyukur Indonesia kini telah mampu menyediakan pangan bagi masyarakatnya dan terus memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Alhamdulillah Indonesia sekarang mampu memberi pangan untuk rakyatnya sendiri,” tutur Prabowo.
Sebelumnya, Prabowo juga mengeklaim ASEAN kini sangat menghormati Indonesia karena sudah swasembada di bidang pangan.
“Kita baru saja dari Filipina menghadiri KTT ASEAN. Kita sangat dihormati karena kita sekarang sudah swasembada pangan,” sebut Prabowo saat mengunjungi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Leato Selatan, Gorontalo, dikutip Jumat (10/7).
Prabowo pun menyebutkan kategori swasembada pangan yang dimaksudnya meliputi beras, jagung, dan masih banyak lagi. Atas kondisi ini, Prabowo mengatakan Indonesia tidak perlu impor pangan lagi.
“Sudah swasembada beras, swasembada jagung, swasembada banyak sekali kita. Kita sekarang tidak perlu impor lagi pangan dari luar,” imbuh Prabowo.





