Prabowo Terbitkan Inpres Penyelamatan Populasi dan Habibat Gajah Sumatera dan Kalimantan

idxchannel.com
23 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto secara resmi menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang penyelamatan populasi dan habitat Gajah Sumatera dan Gajah Kalimantan.

Prabowo Terbitkan Inpres Penyelamatan Populasi dan Habibat Gajah Sumatera dan Kalimantan. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto secara resmi menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang penyelamatan populasi dan habitat Gajah Sumatera dan Gajah Kalimantan. Inpres tersebut baru saja terbit hari ini.

Kabar tersebut disampaikan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni saat melakukan video call dengan Anak Gajah bernama Nona Seroja yang berada di Taman Nasional Tesso Nilo, Riau, Jumat (10/7/2026).

Baca Juga:
Akhiri Konflik Manusia-Gajah, Pembatas Permanen Sepanjang 138 Km Segera Dibangun di Way Kambas

Menhut menyebut Inpres ini juga sekaligus menjadi ‘kado’ bagi Nona Seroja yang tengah genap berusia satu bulan.

“Hari ini tanggal 10 Juli ulang harinya Nona Seroja. Selamat ulang hari untuk Nona Seroja, ada kabar gembira untuk Nona Seroja, Bang Domang, Gajah Sumatera dan Gajah Kalimantan, telah terbit Instruksi Presiden untuk penyelamatan populasi Gajah dan habitat Gajah Sumatera dan Kalimantan,” kata Menhut.

Baca Juga:
Polri Bongkar TPPU Perdagangan Gading Gajah Sumatera, Aliran Uang Capai Rp1,8 Miliar

Dia menjelaskan, Inpres ini mengatur keterlibatan berbagai sektor agar penyelamatan populasi dan habitat gajah terlindungi seiring dengan pembangunan yang tetap berjalan. Dia mencontohkan, apabila pembangunan infrastruktur seperti jalan melintasi kawasan jelajah gajah (home range), maka harus disiapkan koridor satwa agar pergerakan gajah tidak terputus.

Baca Juga:
Anak Gajah Lahir di Taman Nasional Tesso Nilo, Dinamai Nona Seroja 

“Kalau misalnya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun jalan dan itu mengganggu home range gajah, maka wajib dibuat koridor sendiri. Begitu juga kalau ada perkebunan yang masuk ke jalur jelajah gajah, harus ada ruang yang dikosongkan bahkan diperkaya menjadi area preservasi supaya gajah tetap bisa bergerak di habitatnya dengan makanan yang cukup,” ujarnya.

Dalam Inpres disebutkan, terdapat sembilan menteri yang terlibat dalam penyelamatan populasi dan habitat gajah, di antaranya Menteri Kehutanan, Menteri Pertanian, Menteri Dalam Negeri, Menteri ATR/BPN, Menteri ESDM, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri Keuangan, Menteri Investasi dan Hilirisasi, selain itu turut serta Kepolisian, Gubernur, Bupati Walikota di Sumatera dan Kalimantan Utara.

“Semua kementerian yang mendapat amanat dalam Inpres ini mempunyai kewajiban menjaga rumahnya Nona Seroja, Bang Domang, dan kawan-kawannya. Insyaallah nanti kita akan eksekusi lebih baik lagi di lapangan,” kata dia.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TASPEN Salurkan JKK dan JKM Rp1,08 Miliar untuk Dua Keluarga ASN di Kepri
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Harga OTR Jakarta Jetour T1 Juli 2026, Masih Promo!
• 21 jam lalumedcom.id
thumb
5 Fakta Penting Konferensi Pers Polda Metro Jaya soal Dugaan Korupsi: 15 Saksi Diperiksa-Tersangka Segera Diumumkan
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Jumlah Tabungan Ideal Usia 50 Tahun Kata Ahli Keuangan, Sudah Punya?
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pemkot Depok Buka Beasiswa Maung 2026: Simak Syarat, Kuota, dan Daftar Kampus Mitra
• 13 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.