Penjualan mobil secara wholesales mencapai 436.567 unit pada Januari-Juni 2026, atau 51 persen dari target penjualan tahunan.
IDXChannel – Penjualan mobil nasional menunjukkan tren pemulihan sepanjang semester I-2026 dengan mencatatkan kenaikan sebesar 16 persen secara tahunan (yoy)
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil secara wholesales mencapai 436.567 unit pada Januari-Juni 2026, atau 51 persen dari target penjualan tahunan yang dipatok 850.000 unit.
Pada Juni 2026, penjualan mobil nasional mencapai 77.555 unit, naik 33 persen (yoy) dan 12 persen dibandingkan bulan sebelumnya (mom)
Stockbit menilai pertumbuhan penjualan yang kuat secara tahunan tidak terlepas dari efek basis rendah (low base), mengingat penjualan mobil pada semester I-2025 berada dalam level yang relatif lemah.
Sebagai perbandingan, rata-rata penjualan bulanan sepanjang semester I-2025 hanya sekitar 62.800 unit, sedangkan pada semester I-2026 meningkat menjadi sekitar 72.800 unit.
Selain itu, kenaikan penjualan secara bulanan pada Juni juga didorong oleh pulihnya penjualan kendaraan listrik BYD yang kembali mencapai sekitar 5.000 unit, setelah sempat merosot ke kisaran 1.100 unit pada Mei 2026.
Pemulihan penjualan terjadi pada merek-merek di bawah PT Astra International Tbk (ASII) maupun produsen non-Astra.
Sepanjang Juni 2026, penjualan wholesales merek yang berada di bawah Grup Astra mencapai 40.235 unit, meningkat 37 persen yoy dan 4 persen mom. Dengan demikian, total penjualan Astra sepanjang semester I-2026 mencapai 222.371 unit, atau tumbuh 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Di sisi lain, merek non-Astra membukukan penjualan wholesales 37.320 unit pada Juni 2026, naik 29 persen yoy dan 23 persen mom. Secara kumulatif, penjualan kelompok non-Astra selama enam bulan pertama tahun ini mencapai 214.196 unit, atau meningkat 22 persen yoy.
Stockbit juga menyoroti performa pendatang baru Jaecoo yang berhasil mempertahankan posisinya sebagai salah satu dari 10 merek mobil terlaris di Indonesia pada Juni 2026 dengan penjualan sekitar 3.000 unit.
Sementara itu, pasar kendaraan roda dua mencatat pertumbuhan yang lebih moderat. Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan sepeda motor domestik pada Juni 2026 mencapai 515.136 unit, naik 1 persen yoy dan 7 persen mom.
Dengan capaian tersebut, penjualan motor domestik sepanjang semester I-2026 mencapai sekitar 3,1 juta unit, atau meningkat 1 persen.
Stockbit memperkirakan pertumbuhan penjualan mobil secara tahunan masih berpotensi bertahan dalam beberapa bulan mendatang karena efek basis rendah. Tahun lalu, pelemahan penjualan bulanan masih berlangsung hingga September 2025 sebelum mulai menunjukkan pemulihan pada Oktober.
"Di luar efek low base, pelemahan nilai tukar rupiah yang berpotensi meningkatkan biaya komponen dan harga jual mobil serta kenaikan suku bunga belakangan ini menjadi faktor risiko yang kami perhatikan bagi penjualan mobil ke depan," tulis Stockbit, Jumat (10/7/2026).
Lebih lanjut, keberhasilan ASII meningkatkan pangsa pasar kumulatif di atas 50 persen sejak Mei 2026 menjadi salah satu indikator positif yang patut dicermati. Capaian tersebut turut didukung oleh peluncuran New Toyota Veloz Hybrid, yang berkontribusi terhadap peningkatan penjualan dalam beberapa bulan terakhir.
(DESI ANGRIANI)




