Sekjen Partai Demokrat (PD), Herman Khaeron, menanggapi pernyataan Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang menegaskan partai banteng moncong putih itu sebagai penyeimbang pemerintah. Herman meminta PDIP menjelaskan lagi posisi partainya.
"Memang harus diperjelas posisinya oleh partai bersangkutan," ujar Herman kepada wartawan, Kamis (9/7/2026). Herman menjawab pertanyaan wartawan apakah partai 'penyeimbang' ini bikin rakyat bingung dengan sikap PDIP.
Herman menduga posisi PDIP sebagai partai penyeimbang sama seperti Demokrat pada era pemerintahan sebelumnya. Yakni saat Demokrat berada di luar pemerintahan Presiden Jokowi.
"Saya kira posisinya seperti halnya ketika Partai Demokrat di luar pemerintahan yang lalu, di mana memposisikan sebagai partai penyeimbang," ujar Herman.
Herman menyebut kala itu, jika kebijakan pemerintah sesuai dengan aspirasi dan harapan rakyat, maka Demokrat akan mendukungnya. Namun, jika tidak sesuai dengan aspirasi rakyat, maka Demokrat siap mengkritisi secara konstruktif dan proporsional.
"Itulah penyeimbang. Posisi ini tetap di luar pemerintah, karena sistem politik di Indonesia tidak mengenal oposisi," jelas Herman.
(isa/idn)





