Wamendes Dorong Mahasiswa KKN Jadi Mitra Pembangunan Desa

suarasurabaya.net
9 jam lalu
Cover Berita

Ahmad Riza Patria Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Republik Indonesia menegaskan bahwa pembangunan desa membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi.

Menurutnya, kehadiran ribuan mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan energi besar yang perlu didorong untuk mempercepat pembangunan desa melalui inovasi dan pemberdayaan masyarakat.

“Dengan semangat, kreativitas, dan kedekatan dengan masyarakat, mahasiswa dapat membantu desa membaca potensi, menyusun solusi sederhana, dan menghadirkan manfaat nyata,” kata Wamendes PDT saat memimpin pemberangkatan KKN UPN Veteran Jawa Timur di Surabaya, pada Jumat (10/7/2026).

Riza mengajak mahasiswa hadir sebagai sahabat desa, yakni mitra masyarakat yang mendengar, belajar, dan bekerja bersama warga untuk membangun desa yang lebih maju.

Ahmad Fauzi Rektor UPN Veteran Jawa Timur menambahkan bahwa pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) harus bertransformasi menjadi instrumen yang mampu melahirkan inovasi, memperkuat ekonomi lokal, dan menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“Sudah saatnya keberhasilan KKN tidak lagi diukur dari berapa lama mahasiswa tinggal di desa atau berapa banyak program yang dilaksanakan. Ukurannya harus bergeser menjadi seberapa besar dampak yang tetap dirasakan masyarakat setelah mahasiswa kembali ke kampus,” katanya.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memastikan hasil pendidikan, penelitian, dan inovasi benar-benar hadir menyelesaikan persoalan masyarakat, sehingga perlu dorongan agar program memiliki manfaat yang bisa dirasakan masyarakat setelah kegiatan selesai.

“Mahasiswa tidak boleh sekadar datang, melaksanakan kegiatan, lalu pulang. Mereka harus meninggalkan pengetahuan, sistem, inovasi, dan jejaring yang dapat terus dikembangkan oleh masyarakat desa,” ujarnya.

Ia mengatakan, desa merupakan ruang implementasi terbaik bagi hasil riset perguruan tinggi. Berbagai persoalan di desa, mulai dari penguatan UMKM, pengembangan BUMDes, pengelolaan sampah, digitalisasi layanan, ketahanan pangan hingga pemberdayaan pemuda, membutuhkan solusi berbasis ilmu pengetahuan.

“Kampus harus hadir sebagai bagian dari solusi pembangunan nasional. Karena itu kami ingin KKN menjadi jembatan yang mempertemukan inovasi kampus dengan kebutuhan riil masyarakat,” tegasnya.

Fauzi menyebut, jika perguruan tinggi mulai mengukur keberhasilan KKN berdasarkan dampak yang dihasilkan, program pengabdian masyarakat akan berkembang menjadi salah satu instrumen strategis dalam mempercepat pembangunan desa.

“Indonesia memiliki potensi besar melalui jutaan mahasiswa yang setiap tahun melaksanakan KKN. Jika setiap kelompok mampu menghadirkan satu inovasi yang berkelanjutan bagi desa, maka KKN akan menjadi salah satu gerakan pembangunan berbasis pengetahuan terbesar yang dimiliki bangsa ini,” ujarnya.

Seperti diketahui, program KKN UPN Veteran Jatim Tahun Akademik 2025/2026 diikuti oleh4.459 mahasiswa dan 60 dosen pembimbing lapangan melalui tujuh skema, yaitu KKN Tematik Inovasi Pesantren, KKN Tematik Bela Negara SDGs, KKN Kolaboratif, KKN Berdampak Nusantara, KKN 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal), KKN Internasional, serta KKN Proyek Kemanusiaan Internasional.

Mahasiswa akan melaksanakan pengabdian di berbagai daerah seperti Bojonegoro, Jombang, Lamongan, Surabaya, Jember, Bawean, Bali, Lombok, hingga menjalankan program internasional di Timor Leste, Brunei Darussalam, dan Thailand. Fokus pengabdian diarahkan pada penguatan ekonomi kreatif desa, digitalisasi UMKM, pengembangan BUMDes, tata kelola sampah, ketahanan pangan, serta pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan agenda pembangunan desa nasional.(ris/faz)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Praperadilan: Roy Suryo Minta Status Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Dibatalkan
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Dibebani Bakti, Diabaikan Hak: Refleksi dari Meja Makan Keluarga Batak
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Sinner kalahkan Djokovic untuk melaju ke final Wimbledon
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
8 Kontroversi Terbesar Piala Dunia 2026 yang Picu Perdebatan Panjang
• 16 jam laluharianfajar
thumb
Tak Ada di LHKPN, Rumah Sentul Aset Pribadi Jampidsus Dibeli Pakai Nama Orang Lain?
• 9 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.