Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengunjungi Pusat Latih Gajah (PLG) Minas dalam rangkaian kunjungan kerja ke Polres Siak. Kehadiran Kapolda di PLG Minas merupakan wujud komitmen kuat dalam kepeduliannya terhadap dunia konservasi satwa liar, khususnya Gajah Sumatera.
Turut hadir, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau, Supartono dan Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Riau berkesempatan melihat langsung kondisi kawasan konservasi, sekaligus berinteraksi erat dan memberi makan satwa raksasa tersebut. Momen ini menjadi bentuk nyata dari kepedulian kepolisian terhadap salah satu kekayaan hayati paling berharga yang dimiliki Indonesia.
Kapolda Irjen Herry Heryawan menekankan bahwa tugas Polri bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga merawat alam dan ekosistem di dalamnya.
"Bagi kami, menjaga keamanan tidak hanya berarti melindungi manusia, tetapi juga merawat alam dan seluruh kehidupan di dalamnya," tegas Irjen Herry Heryawan, Jumat (10/7/2026).
Gajah Sumatra (Elephas maximus Sumatranus) merupakan salah satu subspesies gajah Asia yang habitat aslinya di Pulau Sumatra. Banyaknya konflik gajah dan manusia membuat keberadaan hewan mamalia tersebut terancam punah.
"Gajah Sumatra adalah warisan yang harus kita jaga bersama," imbuhnya.
Jenderal bintang dua lulusan Akpol 1996 itu menegaskan pihaknya terus berkomitmen untuk melindungi satwa dan ekosistem di dalamnya. Oleh karena itu, Polda Riau terus membangun kolaborasi dan sinergitas dengan instansi terkait dalam upaya melindungi gajah Sumatra dari kepunahan.
"Melalui kolaborasi antara Polri, BBKSDA, pemerintah, dan masyarakat, kami berharap upaya konservasi terus diperkuat agar habitat tetap lestari dan satwa liar dapat hidup berdampingan dengan manusia secara harmonis," paparnya.
Kunjungan ini ditutup dengan semangat kebersamaan untuk terus mengawal isu-isu lingkungan di Riau. Sebagaimana komitmen yang selalu dipegang teguh oleh jajaran Kepolisian Daerah Riau dalam setiap pengabdiannya: Melindungi Tuah, Menjaga Marwah.
(mea/dhn)





