JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengingatkan masyarakat pesisir utara Jakarta untuk mewaspadai potensi banjir pesisir atau rob yang diprediksi terjadi pada Kamis (9/7/2026) hingga Kamis (16/7/2026).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta Marulitua Sijabat menjelaskan, peringatan tersebut disampaikan berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
"Adanya fenomena pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan fenomena Super New Moon (Perigee dan Bulan Baru), berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta," ucap dia saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (10/7/2026).
Baca juga: Tanggul Pasir Ala Belanda Dinilai Efektif Cegah Rob di Pesisir Jakarta
Potensi banjir rob dapat terjadi di sejumlah kawasan pesisir utara Jakarta dengan puncak pasang maksimum diprediksi terjadi sekitar pukul 18.00 WIB hingga 00.00 WIB.
Sejumlah wilayah yang diprediksi mengalami puncak pasaang maksimum sebagai berikut:
- Kamal Muara
- Pluit
- Kapuk Muara
- Ancol
- Penjaringan
- Kamal
- Marunda
- Cilincing
- Kalibaru
- Muara Angke
- Tanjung Priok
- Kepulauan Seribu
Baca juga: Polisi: Penetapan Tersangka 3 Kasus Korupsi dalam Waktu Dekat
Marulitua meminta masyarakat agar terus memantau perkembangan informasi cuaca, pasang surut air laut, serta potensi banjir rob melalui kanal resmi pemerintah.
"Imbauan (agar) meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dan kondisi air laut. Menghindari aktivitas di daerah pesisir yang berisiko terkena banjir rob, terutama saat pasang tinggi. Memastikan sistem drainase di sekitar rumah berjalan dengan baik untuk menghindari genangan air," tambah dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang