Lionel Scaloni Bicara Jujur soal Kemenangan Dramatis atas Mesir: Mereka Hebat tapi Argentina Selalu Berkuasa

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, berbicara tentang kemenangan dramatis atas Mesir jelang menghadapi Swiss. Mereka lolos ke babak perempat final Piala Dunia 2026.

La Albiceleste akan menantang Swiss di Kansas City pada Minggu (12/7/2026) pagi WIB. Tim asuhan Scaloni itu melakoni laga ini setelah berhasil bangkit dari ketertinggalan di laga kontra Mesir.

Baca Juga :
Duel Dua Striker Elite! Harry Kane Ungkap Pendapatnya soal Erling Haaland Jelang Inggris vs Norwegia
Argentina Dituduh Curang, Lionel Scaloni Akhirnya Bongkar Rahasia di Balik Kemenangan Dramatis atas Mesir

Argentina tertinggal dua gol lebih dulu melalui gol-goll Yasser Ibrahim dan Mostafa Ziko. Namun, mereka bangkit di menit-menit akhir melalui gol-gol Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernandez.

Namun, kontroversi mencuat karena dua keputusan wasit Francois Letexier. Keputusannya untuk menganulir gol Mostafa Ziko dan mengesahkan gol Enzo Fernandez menjadi sorotan.

Kedua momen itu dianggap tercipta dalam situasi serupa. Namun, Kepala Perwasitan FIFA, Pierluigi Collina, menerangkan bahwa keputusan dari Letexier sudah tepat.

Scaloni kembali ditanyakan tentang laga kontra Mesir jelang menghadapi Swiss. Dia menyadari bahwa The Pharaohs tampil gemilang dengan memberi ancaman dalam beberapa momen.

Namun demikian, dia berpikir bahwa Argentina selalu menguasai permainan. Itu sebabnya mereka bisa bangkit meski tertinggal dua gol.

“Saya rasa pertandingan ini selalu menjadi milik Argentina. Meskipun mereka memiliki dua atau tiga momen brilian, mereka adalah tim yang sangat bagus, karena saya bisa berbicara tentang Argentina di sini tanpa menyebut Mesir,” kata Scaloni, dilansir dari media Argentina, La Nacion.

“Mereka adalah tim yang sangat bagus, mereka memiliki pemain-pemain hebat. Tetapi kami, selain penalti, saya rasa kami memiliki 3 atau 4 peluang emas di babak pertama,” tambahnya.

Lionel Messi
Photo :
  • Reuters/Dale Zanine

Dia menyadari bahwa Argentina kerap menjadi pusat perbincangan di masa lalu. “Besarnya peristiwa hari ini dapat dibandingkan dengan banyak hal besar yang pernah kita alami,” tutur Scaloni dalam konferensi pers.

“Karena ini adalah perasaan sebuah tim yang, terlepas dari apa yang terjadi, terus maju, mencoba memainkan permainan mereka sendiri. Pada akhirnya, itulah inti dari sepak bola; sepak bola itu sendiri, taktik, dan strategi datang kemudian, jadi itu penting,” lanjut Scaloni.

“Tetapi jika kita tidak memiliki bagian yang kita miliki hari ini, tidak hanya hari ini, tetapi pada kesempatan lain kita pasti sudah tersingkir,” tambahnya.

Baca Juga :
Lamine Yamal Kirim Ancaman kepada Kylian Mbappe usai Spanyol Dipastikan Jumpa Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
Usai Bawa Spanyol ke Semifinal Piala Dunia 2026, Ferran Torres Capai Kesepakatan dengan PSG
Pelatih Swiss Justru Bawa Kabar Bahagia untuk Argentina Jelang Duel di Perempat Final Piala Dunia 2026

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Profil Rudi Margono, Plt Jampidsus Pengganti Febrie Adriansyah
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Diduga Aniaya Perempuan hingga Pakai Narkoba, Oknum Polisi di Tegal Resmi Dipecat
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
IUD Bisa Terbenam di Dinding Rahim jika Dipasang saat Caesar? Ini Kata Dokter
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Hasil Piala Dunia 2026: Spanyol Melangkah ke Semifinal! Mikel Merino jadi Aktor Kemenangan La Furia Roja atas Belgia
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Emas 74 Kg dan Valas Dipamerkan Polisi, Tersangka Kasus Korupsi Masih Didalami
• 15 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.