FIFA Resmi Skors Jarell Quansah Dua Laga, Absen hingga Semifinal jika Inggris Lolos

medcom.id
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: FIFA resmi menjatuhkan sanksi larangan bermain dua pertandingan kepada bek Timnas Inggris, Jarell Quansah, setelah menerima kartu merah langsung saat menghadapi Meksiko pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
 
Sanksi tambahan tersebut dikonfirmasi oleh FIFA menjelang laga perempat final melawan Norwegia di Miami, Minggu (12/7) dini hari WIB.
 
Melalui pernyataan resminya, FIFA menegaskan bahwa hukuman skorsing Quansah berlaku untuk laga perempat final dan akan berlanjut hingga pertandingan semifinal apabila Inggris berhasil lolos.

"Hukuman skorsing akan dijalankan pada pertandingan tim nasional Inggris berikutnya di Piala Dunia FIFA 2026 sesuai Pasal 69 Kode Disiplin FIFA," bunyi pernyataan resmi FIFA.
  FA Sempat Ajukan Banding
Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) sempat mengajukan protes selama proses disipliner berlangsung. FA menilai wasit tidak mengikuti prosedur penggunaan Video Assistant Referee (VAR) karena lebih dulu melihat gambar diam (freeze frame) sebelum menyaksikan tayangan video dengan kecepatan normal.
 
Meski demikian, regulasi Piala Dunia tidak memberikan hak banding atas keputusan kartu merah. Karena itu, hukuman dua pertandingan untuk Quansah tetap berlaku.
 

Baca Juga :

Parlemen Eropa Desak Investigasi Gianni Infantino Usai Kontroversi di Piala Dunia 2026

Absennya Quansah menjadi masalah bagi lini belakang Inggris, terutama di posisi bek kanan. Pemain Bayer Leverkusen itu sebelumnya menjadi starter menggantikan Reece James yang masih mengalami cedera hamstring.
 
Situasi tersebut membuat The Three Lions hanya memiliki Djed Spence sebagai bek kanan murni yang siap dimainkan.
  FIFA Dinilai Tak Konsisten
Di kasus lain, FIFA juga menolak permintaan Federasi Sepak Bola Prancis untuk membatalkan kartu kuning Michael Olise. Keputusan menghukum Quansah pun kembali menjadi sorotan karena dianggap berbeda dengan kasus penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun.
 

Baca Juga :

Tegas! Belgia Siap Perpanjang Polemik Balogun Jelang 16 Besar Piala Dunia 2026

Sebelumnya, FIFA mencabut hukuman kartu merah Balogun setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta keputusan tersebut ditinjau ulang.
 
Trump menilai pelanggaran yang dilakukan Balogun tidak layak diganjar kartu merah. Keputusan itu memicu kontroversi dan mendapat protes dari Federasi Sepak Bola Belgia.
 
*Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini.
 
(Ahmad Raul)

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASM)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Beri Apresiasi, PNM Telah Berangkatkan Ribuan Karyawan Umrah
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Bos Travel dan ASN Jadi Tersangka Kasus Penggelapan Tiket Pesparawi Kepri
• 13 jam laludetik.com
thumb
Polri bekali capaja Akpol pemahaman geopolitik untuk jaga stabilitas
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Baby Sitter Curi Perhiasan Majikan Rp300 Juta di Samarinda, Begini Modusnya
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Dharma Jaya Targetkan Bazar Protein Hewani di 1.415 Lokasi di Jakarta hingga Akhir 2026
• 20 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.