Tak Lagi Andalkan Belanja Negara, Purbaya Pilih Manajemen Kas Genjot Pertumbuhan Ekonomi

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, pemerintah mulai mengandalkan strategi baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Tak lagi semata bertumpu pada belanja negara melalui APBN, pemerintah kini mengoptimalkan pengelolaan kas negara sebagai instrumen untuk memperkuat likuiditas perbankan dan menggerakkan sektor swasta yang menjadi motor utama perekonomian.

Menurut Purbaya, kontribusi belanja pemerintah terhadap aktivitas ekonomi nasional hanya berkisar 7–10 persen. Karena itu, pengelolaan kas negara dinilai mampu menjadi pengungkit bagi sekitar 90 persen aktivitas ekonomi yang berasal dari sektor swasta.

“Saya perhatikan bahwa manajemen cash, manajemen uang pemerintah bisa mempengaruhi ekonomi Indonesia secara signifikan. Itu bisa menghidupkan yang 90 persen ekonomi selain belanja langsung yang 7-10 persen,” ungkap Purbaya, dalam keterangannya, Sabtu (11/7/2026).

Sebagai bagian dari strategi tersebut, pemerintah menempatkan dana negara yang sebelumnya tersimpan di Bank Indonesia ke sistem perbankan nasional.

Kebijakan ini dirancang untuk memperkuat likuiditas perbankan sehingga ruang penyaluran kredit menjadi lebih besar, sekaligus meningkatkan jumlah uang primer (base money atau M0) tanpa mengganggu independensi Bank Indonesia dalam menjalankan kebijakan moneternya.

Langkah itu juga ditempuh saat aktivitas ekonomi mengalami perlambatan pada Mei dan Juni tahun ini. 

Dengan likuiditas yang lebih kuat, pemerintah berharap perbankan mampu meningkatkan penyaluran kredit kepada dunia usaha sehingga aktivitas ekonomi kembali bergerak dan pertumbuhan dapat dipercepat.

“Jadi saya taruh di perbankan Rp400 triliun, itu akan memperkuat kondisi likuiditas perbankan sehingga mereka bisa memberikan kredit dan ekonominya bisa tumbuh lagi,” jelas dia.

Purbaya menegaskan, ke depan kebijakan fiskal tidak lagi hanya diukur dari besarnya belanja negara. Pemerintah akan memanfaatkan pengelolaan kas secara lebih aktif agar dana negara dapat menjadi instrumen yang langsung menggerakkan sistem keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Jadi fiskal kedepan bukan hanya belanja pemerintah aja. Anda nanti bisa memengaruhi ekonomi secara langsung dengan cash management yang lebih baik,” pungkas Menkeu. (agr/muu)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BEI: Reformasi Transparansi dan Fundamental Ekonomi Perkuat Daya Tarik Investasi RI
• 50 menit lalubisnis.com
thumb
Heboh Wanita Ceburkan Diri ke Tengah Laut Parangtritis
• 5 jam laludetik.com
thumb
Gibran Wapres Tinjau Pasar Induk Banyuwangi, Pemprov Dorong Standar Baru Pasar Rakyat
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
BREAKING NEWS: Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus Kejagung
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Febrie Adriansyah Akhirnya Mengundurkan Diri sebagai Jampidsus Kejagung, Ini Alasannya!
• 10 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.