Kudus (ANTARA) - Kiper Goal Aksis Elbian Defika Aryasatya yakin akan mendapatkan kesempatan memperkuat timnas sepakbola U16 putri Indonesia, setelah terus menunjukkan perkembangan positif selama tampil pada kategori U15 Hydroplus Soccer League (HSL) All-Stars 2025/2026.
Keyakinan tersebut disampaikan Elbian seusai membawa Goal Aksis melaju ke babak final, setelah menyingkirkan Mojang Priangan melalui adu penalti dengan skor 1(3)-1(2) dalam pertandingan semifinal di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu.
"Saya optimistis bisa dipanggil untuk memperkuat timnas U16," kata Elbian dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Elbian mengatakan dirinya terus berupaya meningkatkan kualitas permainan dengan memperbaiki setiap kekurangan yang dilakukan dalam latihan maupun pertandingan.
Menurut dia, evaluasi secara berkelanjutan menjadi kunci agar kemampuannya terus berkembang.
Dia menjelaskan selalu berdiskusi dengan pelatih selama mengikuti HSL All-Stars untuk mengetahui aspek permainan yang masih perlu ditingkatkan, sehingga proses pembenahan dapat dilakukan secara berkesinambungan.
Elbian mengeklaim, dirinya memiliki kemampuan membaca arah bola, menentukan posisi, dan mengantisipasi situasi bola silang (crossing).
Selain itu, dia juga mengaku cukup bagus dalam duel satu lawan satu dengan pemain lawan. Meski begitu dia tidak ingin cepat berpuas diri sehingga tetap berupaya menyempurnakan seluruh aspek permainan.
"Positioning dan timing membaca arah bola saya sudah lumayan," ujar pemain kelahiran 10 Mie 2011 di Bandung, Jawa Barat itu.
Baca juga: Goal Aksis melaju ke final U15 HSL
Baca juga: HSL All-Stars jadi panggung seleksi pemain Timnas Putri U-16
Pada pertandingan tersebut, Goal Aksis harus bekerja keras setelah Mojang Priangan lebih dahulu unggul melalui gol Kirani Hedda pada menit ke-25.
Goal Aksis kemudian menyamakan kedudukan lewat Astrid Nahdah Sabilla pada menit ke-47.
Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal pertandingan yakni 2x35 menit berakhir. Setelah itu, laga langsung dilanjutkan dengan adu penalti.
Dalam babak itu, Goal Aksis tampil lebih tenang untuk memastikan kemenangan 3-2.
Elbian berhasil menepis sekali tendangan dari penendang keempat Mojang Priangan, Nayla Aulianti. Keberhasilan itu memastikan kemenangan bagi Goal Aksi guna mengamankan tiket ke final.
Pelatih Kepala Goal Aksis Budi Sufarlan (kiri) didampingi Elbian Defika Aryasatya menjawab pertanyaan wartawan, di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (11/7/2026). ANTARA/Donny Aditra Sementara Mojang harus mengubur harapan tampil di partai puncak dan akan memperebutkan peringkat ketiga pada turnamen tersebut.
HSL All-Stars 2025/2026 imenjadi momentum bagi para pemain untuk menunjukkan bakatnya di hadapan Asisten Pelatih Timnas Putri Indonesia Takumi Taniguchi, serta pelatih Timo Scheunemann.
Selama pertandingan bergulir, kedua pelatih tersebut akan melakukan pemantauan bakat secara langsung guna menjaring pemain-pemain potensial.
Baca juga: Solo bakal jadi regional baru HSL 2026/2027
Baca juga: Akademi Persib Bandung lolos ke semifinal HSL All-Stars 2025/2026
Keyakinan tersebut disampaikan Elbian seusai membawa Goal Aksis melaju ke babak final, setelah menyingkirkan Mojang Priangan melalui adu penalti dengan skor 1(3)-1(2) dalam pertandingan semifinal di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu.
"Saya optimistis bisa dipanggil untuk memperkuat timnas U16," kata Elbian dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Elbian mengatakan dirinya terus berupaya meningkatkan kualitas permainan dengan memperbaiki setiap kekurangan yang dilakukan dalam latihan maupun pertandingan.
Menurut dia, evaluasi secara berkelanjutan menjadi kunci agar kemampuannya terus berkembang.
Dia menjelaskan selalu berdiskusi dengan pelatih selama mengikuti HSL All-Stars untuk mengetahui aspek permainan yang masih perlu ditingkatkan, sehingga proses pembenahan dapat dilakukan secara berkesinambungan.
Elbian mengeklaim, dirinya memiliki kemampuan membaca arah bola, menentukan posisi, dan mengantisipasi situasi bola silang (crossing).
Selain itu, dia juga mengaku cukup bagus dalam duel satu lawan satu dengan pemain lawan. Meski begitu dia tidak ingin cepat berpuas diri sehingga tetap berupaya menyempurnakan seluruh aspek permainan.
"Positioning dan timing membaca arah bola saya sudah lumayan," ujar pemain kelahiran 10 Mie 2011 di Bandung, Jawa Barat itu.
Baca juga: Goal Aksis melaju ke final U15 HSL
Baca juga: HSL All-Stars jadi panggung seleksi pemain Timnas Putri U-16
Pada pertandingan tersebut, Goal Aksis harus bekerja keras setelah Mojang Priangan lebih dahulu unggul melalui gol Kirani Hedda pada menit ke-25.
Goal Aksis kemudian menyamakan kedudukan lewat Astrid Nahdah Sabilla pada menit ke-47.
Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal pertandingan yakni 2x35 menit berakhir. Setelah itu, laga langsung dilanjutkan dengan adu penalti.
Dalam babak itu, Goal Aksis tampil lebih tenang untuk memastikan kemenangan 3-2.
Elbian berhasil menepis sekali tendangan dari penendang keempat Mojang Priangan, Nayla Aulianti. Keberhasilan itu memastikan kemenangan bagi Goal Aksi guna mengamankan tiket ke final.
Pelatih Kepala Goal Aksis Budi Sufarlan (kiri) didampingi Elbian Defika Aryasatya menjawab pertanyaan wartawan, di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (11/7/2026). ANTARA/Donny Aditra Sementara Mojang harus mengubur harapan tampil di partai puncak dan akan memperebutkan peringkat ketiga pada turnamen tersebut.
HSL All-Stars 2025/2026 imenjadi momentum bagi para pemain untuk menunjukkan bakatnya di hadapan Asisten Pelatih Timnas Putri Indonesia Takumi Taniguchi, serta pelatih Timo Scheunemann.
Selama pertandingan bergulir, kedua pelatih tersebut akan melakukan pemantauan bakat secara langsung guna menjaring pemain-pemain potensial.
Baca juga: Solo bakal jadi regional baru HSL 2026/2027
Baca juga: Akademi Persib Bandung lolos ke semifinal HSL All-Stars 2025/2026





