Pendinginan TPA Jatiwaringin Berlangsung 4 Hari ke Depan

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Tangerang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang masih melakukan proses pendinginan di sejumlah titik kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk. Langkah ini diambil meski pengendalian kebakaran telah berhasil dituntaskan dalam 11 hari terakhir.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, menyampaikan petugas masih melanjutkan penyiraman untuk memastikan tidak muncul lagi titik api atau asap baru.

"Pemadaman lewat darat yang dilakukan Unit Damkar BPBD tetap dilakukan penyiraman dibantu petugas DLHK (Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan) dalam upaya mengantisipasi jangan ada lagi timbul api atau asap baru selama empat hari ke depan," ujar Achmad, di Tangerang, seperti dilansir Antara, Sabtu, 11 Juli 2026, 

Kebakaran yang meluas hingga 15 hektare kini telah berhasil dikendalikan sepenuhnya. Dalam proses pemadaman, BPBD mengerahkan personel dan armada, serta mendapat bantuan empat helikopter water bombing untuk menjangkau area puncak gunungan sampah. Dengan kondisi ini, tidak ada lagi warga yang harus mengungsi akibat asap kebakaran.
 

Baca Juga :

BNPB: Kebakaran TPA Jatiwaringin Padam 100 Persen


"Pada Jumat, 10 Juli 2026 sekitar pukul 14.00 WIB, kondisi TPA Jatiwaringin sudah padam dan sudah tidak ada warga yang dievakuasi," tutur Achmad.

Warga di sekitar TPA kini tak lagi diwajibkan memakai masker, meski petugas kesehatan tetap disiagakan untuk memantau kondisi mereka.

"Petugas kesehatan tetap stay," kata Achmad.


Proses pemadaman kebakaran di TPA Jatiwaringin, Tangerang. (Dok BNPB)


Kepala Bidang Pengendalian Taktis dan Evaluasi Operasi BNPB, Riswandi, menyatakan pihaknya tetap menyiagakan personel dan armada udara untuk membantu jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

"Jadi armada-armada kami, udara, bila dibutuhkan oleh Pak Bupati atau kepala daerah lain untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan maupun TPA, kami siap membantu," kata Riswandi.

BNPB mengingatkan seluruh pemda yang memiliki TPA untuk meningkatkan mitigasi di musim kemarau.

"Ke depan, ini juga sebuah pembelajaran buat kita semua yang mempunyai area atau yang mempunyai TPA-TPA untuk memitigasi potensi kebakaran seperti yang terjadi di sini. Mulai untuk pembasahan dan lain sebagainya karena cuaca menurut perkiraan BMKG ini sangat panas dan ekstrem," kata Riswandi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pria Viral Rusak Spion MINI Cooper di Sunter Jadi Tersangka
• 10 jam laludetik.com
thumb
Mengeluh Sakit di Balai Kota, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris, Adu Tombak Haaland vs Kane
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KPK Sebut Bupati Sukoharjo Pungut Upeti Rp2,93 Miliar dari Anak Buah Selama Lima Tahun
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Brimob Bersenjata Jaga Ketat Polda Metro Jelang Jumpa Pers Kasus Korupsi
• 21 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.