Di tengah dinamika dunia kerja yang semakin menuntut kolaborasi, ketangguhan, dan kecepatan beradaptasi, produktivitas tidak hanya dibangun melalui target bisnis. Produktivitas juga lahir dari semangat kebersamaan serta budaya kerja yang mampu menyatukan berbagai karakter individu dalam tujuan yang sama.
Semangat itulah yang dihadirkan oleh PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM melalui Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) PNM 2026 bertajuk Sinergi dalam Prestasi, Membangun Bersama PNM. Lebih dari sekadar ajang kompetisi, PORSENI menjadi ruang untuk memperkuat budaya perusahaan, mempererat hubungan antar Insan PNM, sekaligus menumbuhkan nilai sportivitas yang menjadi fondasi perusahaan yang tangguh.
Tahun ini, PORSENI diawali dengan babak kualifikasi yang diselenggarakan serentak di enam titik tuan rumah yaitu Jakarta, Medan, Surabaya, Makassar, Yogyakarta, dan Bandung dengan melibatkan 58 cabang, Kantor Pusat, serta perusahaan anak dengan partisipasi dari 3.012 Insan PNM.
Skala penyelenggaraan tersebut menunjukkan bahwa semangat One PNM tidak dibangun hanya dari ruang kerja, tetapi juga dari lapangan pertandingan, panggung seni, hingga setiap momen kebersamaan yang mempertemukan Insan PNM dari berbagai daerah.
PORSENI juga menjadi wujud nyata komitmen PNM dalam menghadirkan employee experience yang positif. Budaya kerja yang sehat bukan hanya menghasilkan karyawan yang berprestasi, tetapi juga individu yang bahagia, memiliki kebanggaan terhadap perusahaan, dan terdorong memberikan kontribusi terbaiknya.
Semangat tersebut yang akan menumbuhkan kualitas pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat, khususnya jutaan perempuan pengusaha ultra mikro yang menjadi fokus pemberdayaan PNM.
Direktur Utama PNM, Kindaris, menegaskan bahwa setiap pertandingan yang berlangsung di PORSENI sesungguhnya merupakan cerminan budaya kerja yang ingin terus dibangun perusahaan.
“Bagi saya, PORSENI bukan sekadar agenda tahunan perusahaan. Lebih dari itu, PORSENI adalah ruang untuk merawat nilai-nilai yang selama ini menjadi kekuatan PNM. Bukan hanya tentang siapa yang menang, lebih dari itu ada makna tentang sportivitas, integritas, dan kemampuan menghargai proses adalah kemenangan yang jauh lebih bernilai. Sebab karakter itulah yang akan kita bawa kembali ke tempat kerja, saat melayani nasabah, mendampingi masyarakat, dan mewujudkan visi besar PNM sebagai lembaga pemberdayaan yang memberikan dampak nyata bagi Indonesia,” ujar Kindaris.
Lebih dari sekadar agenda tahunan, PORSENI menjadi pengingat bahwa budaya perusahaan dibentuk melalui pengalaman bersama. Karena pada akhirnya, produktivitas terbaik bukan hanya diukur dari angka yang dicapai, tetapi juga dari bagaimana setiap karyawan tumbuh bersama, saling menginspirasi, dan terus menjaga visi misi Perusahaan dalam setiap langkah menuju prestasi.
#PNMuntukUMKM
#PNMPemberdayaanUMKM





