Pramono: Mobil Klinik Hewan Keliling Modal Pertahankan Jakarta Bebas Rabies

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meluncurkan pelayanan Mobil Klinik Hewan Keliling. Pelayanan ini dinilai menjadi modal bagi Jakarta untuk mempertahankan status kota bebas rabies. 

"Keberadaan Mobil Klinik Hewan Keliling ini saya yakini menjadi modal sosial yang sangat baik bagi Jakarta untuk mempertahankan status sebagai kota bebas rabies, sekaligus mendukung Jakarta sebagai kota global, kota pusat perekonomian, dan ibu kota negara," kata Pramono dalam keterangan tertulis, Sabtu, 11 Juli 2026.

Hal ini disampaikan Pramono saat meninjau pelayanan Mobil Klinik Hewan Keliling Jakarta di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Mustika, Jalan Kerja Bakti, Kelurahan Kramat Jati, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan lima unit Mobil Klinik Hewan Keliling yang akan beroperasi di lima kota administrasi, guna melayani kebutuhan kesehatan hewan peliharaan warga jakarta.

Baca Juga :

Sempat Dijaga TNI, Begini Kondisi Terkini Rumah Febrie Adriansyah
Pramono menjelaskan, setiap Mobil Klinik Hewan Keliling dilengkapi dokter hewan dan peralatan medis untuk memberikan berbagai layanan kesehatan bagi hewan. Layanan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan dan pengobatan kucing, anjing, kambing, serta sapi, tindakan operasi kecil dan sterilisasi, hingga pemeriksaan ultrasonografi (USG).

Pramono menambahkan, Pemprov DKI Jakarta menargetkan 23 ribu hewan yang akan menjalani sterilisasi pada 2026. Karena itu, ia mengajak masyarakat memanfaatkan layanan tersebut sebagai bagian dari upaya mewujudkan Jakarta menjadi kota yang ramah terhadap hewan.

"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini sebaik-baiknya. Ini merupakan sebuah terobosan baru, mungkin pertama kali ada di Indonesia, dimulai dari Jakarta, karena kami ingin Jakarta menjadi kota yang ramah hewan, apa pun jenis hewannya," ujar Gubernur DKI Jakarta itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan A Sidabalok, memastikan pihaknya akan mengoptimalkan operasional Mobil Klinik Hewan Keliling dengan mengerahkan tenaga medis veteriner yang kompeten. Layanan pun akan beroperasi selama enam hari dari Senin-Sabtu. 

"Untuk titik lokasinya akan kami umumkan di media sosial kami, sehingga masyarakat bisa langsung datang," kata Hasudungan.

Ia juga membuka peluang pemberian tarif khusus atau subsidi bagi kelompok masyarakat tertentu, seperti pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) maupun program bantuan sosial lainnya. Meski demikian, skema tersebut masih akan dikaji mengingat layanan ini baru mulai dioperasikan.

"Nanti akan ada subsidi untuk pemegang-pemegang Kartu Jakarta Pintar atau yang lain. Nah itu baru nanti kita akan pikirkan ke depannya. Jadi mudah-mudahan nanti semua lapisan masyarakat bisa menikmati," ujar Hasudungan.

Petugas kesehatan melakukan sterilisasi pada kucing di dalam Mobil Klinik Hewan Keliling di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Mustika, Jaktim. Foto: Antara.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth mengapresiasi peluncuran Mobil Klinik Hewan Keliling. Menurutnya, keberadaan Mobil Klinik Hewan Keliling ini menandakan Jakarta sebagai kota ramah hewan perlahan terwujud.

"Jakarta targetnya adalah menjadi kota ramah hewan. Dengan adanya klinik hewan yang mobile seperti ini menandakan target tersebut perlahan tercapai," ujar Kenneth.

Pria yang akrab disapa Bang Kent ini menyebut, Gubernur Pramono sudah merealisasikan salah satu janji kampanyenya dengan memperluas akses pelayanan kesehatan hewan bagi masyarakat Jakarta. Langkah tersebut akan menjadi bagian dari komitmen Pemprov dalam meningkatkan layanan publik, termasuk di bidang kesehatan hewan.

"Komitmen itu diwujudkan melalui penyediaan akses pelayanan kesehatan hewan yang diharapkan semakin mudah dijangkau masyarakat, baik bagi pemilik hewan peliharaan maupun masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan hewan di Ibu Kota," ungkap Kenneth.

Kent mengatakan dengan hadirnya layanan kesehatan hewan yang lebih mudah diakses, masyarakat diharapkan dapat memperoleh pelayanan medis bagi hewan secara lebih cepat dan berkualitas. Selain meningkatkan kesejahteraan hewan, program ini mendukung upaya menjaga kesehatan masyarakat melalui pengendalian penyakit yang dapat menular dari hewan kepada manusia.

Meski demikian, Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta itu menilai, pengembangan layanan masih perlu terus dilakukan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Saat ini seluruh layanan yang tersedia pada Mobil Klinik Hewan Keliling masih dikenakan tarif sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024 Tentang Pajak dan Retribusi Daerah.

Ketentuan ini diberlakukan bagi seluruh masyarakat, termasuk pemilik hewan dengan KTP non-DKI Jakarta. Namun demikian, Kent berkomitmen mendorong adanya kebijakan khusus agar beberapa jenis layanan dapat diberikan secara gratis, terutama bagi masyarakat kurang mampu maupun dalam kondisi tertentu.

"Jadi kalau memang ada kejadian khusus atau pemilik hewan mungkin kurang mampu, ke depan akan ada pertimbangan khusus lah. Mungkin bisa digratiskan," ucap Ketua IKAL (Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI) PPRA Angkatan LXII itu.

Selain itu, Kent mendorong penambahan armada Mobil Klinik Hewan Keliling agar jangkauan pelayanan semakin luas. Tidak hanya itu, ia berharap Pemprov DKI dapat merealisasikan pembangunan klinik hewan permanen di setiap wilayah kota administrasi. Saat ini, Pemprov baru memiliki satu Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang berlokasi di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan.

"Dengan begitu, masyarakat Jakarta di setiap Kotamadya dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan hewan yang lebih mudah, cepat, dan berkelanjutan," ujar Kenneth.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Berapa Harga BBM Biodiesel B50? Simak Harga Resmi dan Penjelasannya
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
NGILER! Penampakan Gunung Uang dan 74 Kg Emas yang Disita dari de’Clan dan Rumah Sentul Jampidsus
• 19 jam laludisway.id
thumb
ANOA Token Gandeng Komunitas Gamer untuk Percepat Adopsi Web3
• 11 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Sebelum Mundur, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Pilih Fokus Tuntaskan Perkara Korupsi Prioritas
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Saat Politik Membelah, Orang Menunda Menikah dan Punya Anak
• 10 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.