The Last Dance Messi? Sang GOAT Siap Taklukkan 20 Rekor Piala Dunia

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, CNBC Indonesia - Usia 39 tahun tak menghentikan Lionel Messi mengacak-acak buku sejarah Piala Dunia.

 Daripada hanya menjadi pemain pelengkap, kapten Argentina tersebut justru berada di barisan terdepan dalam persaingan Sepatu Emas Piala Dunia 2026.

Sampai babak 16 besar, Messi telah membukukan delapan gol dalam lima pertandingan. Golnya saat membantu Argentina bangkit mengalahkan Mesir 3-2 menjadi gol ke-21 Messi sepanjang sejarah Piala Dunia.

Messi kini tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa, mengoleksi 31 penampilan, sembilan assist dan selalu mencetak gol dalam sembilan pertandingan Piala Dunia terakhirnya. Argentina selanjutnya menghadapi Swiss di babak perempat final pada Minggu (12/7/2026) 08.00 WIB.

Argentina memuncaki klasemen sementara Grup J Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Austria di Stadion AT&T, Senin (22/6) atau Selasa (23/6/2026) WIB. (REUTERS/Issei Kato) Foto: Argentina memuncaki klasemen sementara Grup J Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Austria di Stadion AT&T, Senin (22/6) atau Selasa (23/6/2026) WIB. (REUTERS/Issei Kato)

Dengan maksimal tiga pertandingan tersisa, berikut sederet rekor yang masih dapat dipecahkan atau diperpanjang Messi.

1. Memecahkan Rekor 13 Gol Just Fontaine

Rekor gol terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia masih dipegang Just Fontaine. Penyerang Prancis tersebut mencetak 13 gol hanya dalam enam pertandingan pada Piala Dunia 1958.

Messi kini mengoleksi delapan gol. Artinya, ia membutuhkan lima gol untuk menyamai Fontaine dan enam gol untuk memecahkan rekor berusia 68 tahun tersebut. Angkanya memang besar, tetapi Argentina masih berpeluang memainkan tiga pertandingan.

2. Pemain Pertama Sejak 1970 yang Mencetak 10 Gol

Tambahan dua gol akan membawa Messi mencapai 10 gol di Piala Dunia 2026. Ia akan menjadi pemain pertama sejak Gerd Müller pada 1970 yang mampu menembus dua digit dalam satu edisi.

Sejak Müller, pencapaian terbaik hanya sembilan gol milik Eusébio pada 1966 dan delapan gol yang dibukukan Ronaldo Nazário pada 2002 serta Kylian Mbappé pada 2022.

3. Merebut Sepatu Emas pada Usia 39 Tahun

Messi dan Mbappé saat ini sama-sama mengoleksi delapan gol. Jika Messi keluar sebagai top skor, ia akan menjadi pemenang Sepatu Emas tertua dalam sejarah Piala Dunia.

Sebelumnya, Davor Šuker menjadi satu-satunya pemain berumur di atas 30 tahun saat turnamen dimulai yang berhasil menjadi top skor. Šuker berumur 30 tahun ketika mencetak enam gol bagi Kroasia pada 1998.

4. Meraih Golden Ball Ketiga

Messi merupakan satu-satunya pemain yang sudah dua kali dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Dunia, yakni pada 2014 dan 2022.

Jika kembali memperoleh Golden Ball tahun ini, Messi bukan hanya memperpanjang rekornya menjadi tiga penghargaan, tetapi juga menjadi pemain pertama yang memenanginya dalam dua edisi berturut-turut.

5. Mencetak Gol dalam 10 Pertandingan Beruntun

Gol ke gawang Mesir membuat Messi selalu mencetak gol dalam sembilan penampilan terakhirnya di Piala Dunia. Rangkaian tersebut dimulai sejak babak 16 besar Piala Dunia 2022.

Sebelum Messi, rekor terbaik hanya enam pertandingan beruntun milik Just Fontaine dan Jairzinho. Satu gol melawan Swiss akan membawa rekor Messi menyentuh angka bulat 10 pertandingan.

6. Mencetak Gol dalam Seluruh Delapan Pertandingan

Messi selalu mencetak gol dalam lima pertandingan Argentina di Piala Dunia 2026. Jika Argentina mencapai final dan Messi selalu membobol gawang lawan, ia akan menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam delapan pertandingan pada satu edisi.

Baca: Prancis Samai Rekor Brasil, Mbappe Kejar Takhta Messi

Jairzinho memang pernah mencetak gol dalam seluruh pertandingan Brasil pada 1970. Namun, ketika itu Brasil hanya memainkan enam laga. Messi berpeluang membuat versi yang lebih ekstrem di tengah format baru berisi 48 negara.

7. Menyapu Seluruh Babak Gugur dalam Dua Edisi

Pada 2022, Messi mencetak gol pada babak 16 besar, perempat final, semifinal, dan final. Ia menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam seluruh fase gugur modern pada satu turnamen.

Tahun ini Messi sudah membobol gawang Cape Verde pada babak 32 besar dan Mesir di 16 besar. Jika dilanjutkan saat menghadapi Swiss, semifinal, dan final, ia akan menyapu seluruh babak gugur dalam dua Piala Dunia beruntun.

8. Menjadi Manusia Pertama dengan 25 Gol Piala Dunia

Messi kini memiliki 21 gol sepanjang sejarah Piala Dunia. Tambahan empat gol akan membawanya menjadi pemain pertama yang menyentuh 25 gol.

Namun, rekor tersebut sedang dikejar Mbappé. Kapten Prancis itu sudah mengoleksi 20 gol dan masih berpeluang bermain dalam dua pertandingan. Duel Messi dan Mbappé menjadi perlombaan rekor yang dapat berubah pada setiap pertandingan.

9. Penampilan Fase Gugur Terbanyak

Messi telah memainkan 14 pertandingan fase gugur Piala Dunia, menyamai Miroslav Klose. Jika diturunkan melawan Swiss, Messi akan mengambil rekor tersebut sendirian dengan 15 penampilan.

Kesempatan itu juga akan memperpanjang sejumlah rekor lain yang telah dimilikinya, seperti jumlah pertandingan, menit bermain, kemenangan, dan penampilan sebagai kapten terbanyak.

10. Kapten Pertama dalam Tiga Final

Rekor yang berhubungan dengan Cafu tersebut bisa dibuat lebih spesifik. Messi selalu berstatus kapten ketika Argentina bermain di final 2014 dan 2022.

Apabila Argentina mencapai final 2026, Messi akan menjadi pemain pertama yang memimpin negaranya sebagai kapten dalam tiga final Piala Dunia.

11. Kapten Pertama yang Dua Kali Mengangkat Trofi

Belum pernah ada pemain yang dua kali menjuarai Piala Dunia dengan status kapten. Sejumlah pemain memang mempunyai dua medali juara, tetapi tidak menjadi kapten dalam kedua edisi tersebut.

Pemain depan Argentina # 10 Lionel Messi memegang penghargaan Bola Emas untuk pemain terbaik saat ia melihat Trofi Piala Dunia FIFA selama upacara trofi pada akhir pertandingan sepak bola final Piala Dunia Qatar 2022 antara Argentina dan Prancis di Stadion Lusail di Lusail, utara Doha, Qatar, Minggu (18/12/2022). Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022 setelah menang adu penalti atas Prancis 4-2. (Photo by ANNE-CHRISTINE POUJOULAT/AFP via Getty Images) Foto: Pemain depan Argentina # 10 Lionel Messi memegang penghargaan Bola Emas untuk pemain terbaik saat ia melihat Trofi Piala Dunia FIFA selama upacara trofi pada akhir pertandingan sepak bola final Piala Dunia Qatar 2022 antara Argentina dan Prancis di Stadion Lusail di Lusail, utara Doha, Qatar, Minggu (18/12/2022). Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022 setelah menang adu penalti atas Prancis 4-2. (Photo by ANNE-CHRISTINE POUJOULAT/AFP via Getty Images)

Jika Argentina mempertahankan gelar, Messi akan menjadi kapten pertama yang dua kali mengangkat trofi Piala Dunia. Rekor ini bahkan tidak pernah dibuat Pele, Diego Maradona maupun Cafu.

12. Kapten Pertama yang Mempertahankan Gelar

Argentina berpeluang menjadi negara pertama yang menjuarai dua Piala Dunia berturut-turut sejak Brasil pada 1958 dan 1962.

Namun, Brasil ketika itu dipimpin kapten berbeda: Hilderaldo Bellini pada 1958 dan Mauro Ramos pada 1962. Artinya, Messi dapat menjadi kapten pertama yang mempertahankan gelar secara beruntun.

13. Pemain Nonkiper Tertua di Final

Messi akan berumur 39 tahun 25 hari saat final dimainkan pada 19 Juli 2026. Jika turun, ia berpeluang menjadi pemain nonkiper tertua yang pernah tampil dalam final.

Baca: Kacau! FIFA Dituding Mengatur Hasil Pertandingan demi Uang

Rekor pemain tertua secara keseluruhan masih sulit disentuh karena dimiliki kiper Italia Dino Zoff, yang berusia 40 tahun ketika bermain dan menjuarai final 1982.

14. Pemain Nonkiper Tertua yang Menjadi Juara

Nilton Santos berusia 37 tahun 32 hari ketika Brasil menjuarai Piala Dunia 1962. Ia tercatat sebagai pemain nonkiper tertua yang menjuarai turnamen tersebut.

Messi akan melampaui batas itu dengan selisih hampir dua tahun jika Argentina menjadi juara.

15. Pencetak Gol Tertua dalam Final

Rekor pencetak gol tertua dalam final Piala Dunia bertahan sejak 1958. Nils Liedholm berumur 35 tahun 264 hari ketika mencetak gol bagi Swedia dalam kekalahan 2-5 dari Brasil.

Messi akan memecahkan rekor tersebut dengan selisih lebih dari tiga tahun jika mencetak gol pada final 2026.

16. Pemain dengan Assist Terbanyak Secara Mutlak

Umpan silang Messi kepada Cristian Romero dalam pertandingan melawan Mesir menjadi assist kesembilannya di Piala Dunia.

Perhitungan assist historis memang dapat berbeda. Opta menempatkan Messi sebagai pemegang rekor sejak pencatatan konsisten dimulai pada 1966. Sementara itu, pencatatan historis FIFA sebelumnya juga memberikan sembilan assist kepada Pele.

Dengan demikian, satu assist tambahan akan membawa Messi mencapai angka 10 dan memimpin sendirian dalam metode pencatatan mana pun.

17. Pemain Pertama Masuk Klub 10 Gol-10 Assist

Ini menjadi tambahan rekor yang cukup unik. Messi sudah jauh melewati 10 gol, tetapi baru mengoleksi sembilan assist.

Jika menciptakan satu assist lagi, Messi menjadi pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia yang memiliki sedikitnya 10 gol sekaligus 10 assist. Ia juga akan menjadi pemegang rekor gol dan assist sepanjang masa pada saat bersamaan.

18. Memperpanjang Rekor Kontribusi Gol

Sebelum Piala Dunia 2026, Messi dan Pele sama-sama mengoleksi 21 kontribusi gol. Messi saat itu memiliki 13 gol dan delapan assist, sedangkan Pele membukukan 12 gol dan sembilan assist menurut FIFA.

Tambahan delapan gol dan satu assist tahun ini membuat Messi mencapai 30 kontribusi gol. Setiap gol atau assist berikutnya akan semakin menjauhkan rekornya dari para legenda lain.

19. Menyamai Rekor Dua Hat-trick

Messi mencetak hat-trick pertamanya di Piala Dunia ketika Argentina mengalahkan Aljazair 3-0 pada pertandingan pembuka.

Satu hat-trick tambahan akan membuatnya menyamai empat pemain yang pernah mencetak dua hat-trick Piala Dunia: Sándor Kocsis, Just Fontaine, Gerd Müller, dan Gabriel Batistuta.

20. Top Skor Sekaligus Raja Gagal Penalti

Ini merupakan rekor paling aneh. Messi telah mengambil delapan penalti di Piala Dunia dan gagal empat kali. Kedua angka tersebut merupakan rekor turnamen jika adu penalti tidak dihitung.

Ia juga menjadi pemain pertama yang gagal mengeksekusi dua penalti dalam satu edisi, setelah tendangannya digagalkan Austria dan Mesir.

Wajah stiker Argentina Lionel Messi diproyeksikan di Obelisk ibukota saat para penggemar merayakan kemenangan Piala Dunia tim mereka atas Prancis di Buenos Aires, Argentina, Minggu (18/12/2022). Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022 setelah menang adu penalti atas Prancis 4-2. (AP Photo/Rodrigo Abd) Foto: Wajah stiker Argentina Lionel Messi diproyeksikan di Obelisk ibukota saat para penggemar merayakan kemenangan Piala Dunia tim mereka atas Prancis di Buenos Aires, Argentina, Minggu (18/12/2022). Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022 setelah menang adu penalti atas Prancis 4-2. (AP Photo/Rodrigo Abd)

Messi kini berpeluang menutup Piala Dunia sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa, pemenang Sepatu Emas, sekaligus pemain yang paling sering gagal mengeksekusi penalti. Sebuah kombinasi rekor hebat dan buruk yang mungkin hanya dapat dimiliki satu orang.

Pada akhirnya, kesempatan Messi memecahkan seluruh rekor tersebut sangat bergantung pada perjalanan Argentina. Satu pertandingan buruk dapat mengakhiri semuanya.

Namun, jika Argentina kembali mencapai final, tiga laga terakhir Messi berpotensi menjadi rangkaian pertandingan paling bersejarah yang pernah dimainkan seorang pesepak bola di Piala Dunia.

-

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

(gls/gls) Add as a preferred
source on Google

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Desa Liulan Luluh Lantak Diterjang Banjir Dahsyat: Liputan Langsung dari Hilir Waduk Liulan, Hengzhou, Guangxi, Tiongkok
• 12 jam laluerabaru.net
thumb
Efek Haaland Cs: Industri Bir & Ritel Norwegia Kebanjiran Permintaan Pasar
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Sita Rp21,2 Miliar dari OTT Bupati Sukoharjo Etik Suryani
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Operasi Badai Kasuari Berhasil, Prajurit Marinir Berprestasi Diganjar Kenaikan Pangkat
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
Efek Cristiano Ronaldo Tersingkir di Piala Dunia, Ayu Ting Ting Syok Lihat Kondisi Sang Ibu, Nangis hingga Tak Nafsu Makan
• 11 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.