HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan, Muhidin M. Said, menyampaikan pesan khusus dari Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, di sela-sela agenda Konsolidasi Ilham Arief Sirajuddin (IAS) bersama DPD II Golkar se-Sulsel.
Anggota DPR RI tersebut menegaskan bahwa seluruh pengurus dan kader Beringin di Sulawesi Selatan harus mengedepankan semangat persatuan menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Juli 2026 mendatang di Hotel Claro Makassar.
“Pesan persatuan ini sebenarnya sudah terang benderang melalui surat diskresi yang diterbitkan Ketua Umum untuk IAS. Itu bukan sekadar restu, tapi substansinya agar kader bersatu,” tegas Muhiddin.
Meski sedang berada di Palu, Muhiddin tetap berpartisipasi aktif memantau jalannya konsolidasi. Melalui sambungan video call dari ponsel IAS selama lima menit lebih, ia menyapa satu per satu perwakilan DPD II yang hadir dengan sangat hangat dan penuh keakraban.
22 DPD II Solid Kawal IAS
Pesan persatuan dari Ketum Golkar ini pun disambut dengan soliditas tinggi dari para pengurus daerah. Agenda konsolidasi yang berlangsung santai dan cair di Ruangan Lae-lae I, Hotel Swiss-Belinn, Jalan Penghibur, Sabtu malam (11/7/2026), membuahkan kesepakatan penting.
Sebanyak 22 Ketua dan Sekretaris DPD II Partai Golkar sepakat akan mengawal langsung IAS saat mengembalikan formulir pendaftaran calon ketua Golkar Sulsel.
“Kita memang telah bersepakat, bahwa semua DPD II yang sudah mengeluarkan surat dukungan resmi untuk IAS akan mengawal langsung saat pengembalian formulir. Pengambilan formulir tidak wajib dihadiri Pak Ilham, tapi pengembalian harus diserahkan langsung oleh calon ketua sendiri. Di kesempatan itu, kita bersepakat hadir bersama sekretaris masing-masing,” ujar Ketua DPD II Golkar Tana Toraja, Viktor D. Batara, usai pertemuan tersebut.
Senada dengan Viktor, Ketua DPD II Golkar Gowa, H. Ambas Syam, menegaskan bahwa kekompakan mendampingi IAS merupakan bukti nyata dari soliditas 22 DPD II yang siap memenangkan IAS di arena Musda nanti.
“Kehadiran kami saat pengembalian formulir itu sekaligus diharapkan bisa menjadi ruang kemudahan bagi panitia musda untuk memverifikasi langsung keabsahan surat dukungan masing-masing DPD II. Semoga langkah dan kesepakatan ini bisa mengantar Musda Golkar Sulsel berjalan mulus lancar,” harap Ambas Syam, yang juga salah satu kader senior Golkar tersebut. Kesiapan serupa juga diutarakan oleh Ketua DPD II Golkar Bulukumba, Andi Nirwan.
Dalam pertemuan tersebut, hampir seluruh ketua DPD II pemegang mandat dukungan hadir secara fisik. Mereka di antaranya adalah Ambas Syam (Gowa), Ir. Hj. Liestiaty Fachruddin (Bantaeng), Andi Ikhsan Iskandar Kr Ninra (Jeneponto), Andi Nirwan (Bulukumba), Basli Ali (Selayar), Andi Kartini Ottong (Sinjai), Andi Baso Fahsar M Padjalangi (Bone), dr. Baso Rahmanuddin (Wajo), Andi Kaswadi Razak (Soppeng), Rahman Pina (Barru), Andi Ilham Zainuddin (Pangkep), Andi Suhartina Bohari (Maros), H. Aripin (Lutim), Andi Rahmat M. Bandaso (Palopo), Viktor D. Batara (Tator), dan Usman Marham (Pinrang).
Turut hadir pula Sekretaris DPD II Golkar Sidrap H. Ahmad Shalihin Halim, Sekretaris Luwu Husbi Tori, serta perwakilan Enrekang Arfah Setiawan.
Sementara itu, tiga DPD II lainnya—yakni Parepare, Luwu Utara, dan Toraja Utara—menyampaikan permohonan maaf karena berhalangan hadir secara fisik, namun menegaskan komitmen penuh mereka untuk tetap ikut mengantar IAS saat pengembalian formulir.
Dengan modal surat diskresi dari Ketua Umum Bahlil Lahadalia serta sokongan riil dari 22 DPD II (di luar Takalar dan Makassar), IAS kini melangkah mantap menatap kontestasi Musda Golkar Sulsel. (amr)





