Pimpinan Komisi VIII DPR dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia Tolak Normalisasi LGBTQ

republika.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia menegaskan sikap menolak normalisasi perilaku Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, dan Queer/Questioning (LGBTQ).

Lembaga Dakwah Islam Indonesia menilai LGBTQ yang merupakan anak kandung liberalisme itu, bertentangan dengan ajaran Islam, nilai-nilai Pancasila, serta ketahanan keluarga sebagai fondasi kehidupan berbangsa.

Baca Juga
  • Kemarau Berkepanjangan, Lebih dari 10 Ribu Warga Jabar Kesulitan Air Bersih
  • Warga AS di Pemakaman Khamenei, Siapa Mereka dan Mengapa Picu Kemarahan di Washington?
  • Apakah Benar Lionel Messi Seorang Zionis? Ini Kata Media Israel
Lembaga Dakwah Islam Indonesia juga mendorong pendekatan edukatif, pembinaan keagamaan, dan penguatan institusi keluarga untuk mencegah berkembangnya perilaku seksual menyimpang di tengah masyarakat.

Ketua Umum DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia, Dody Taufiq Wijaya, mengatakan LDII berpandangan bahwa keluarga merupakan benteng utama dalam membentuk karakter generasi muda.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Karena itu, berbagai fenomena yang kami nilai berpotensi menggerus nilai-nilai moral harus disikapi melalui pendidikan agama, penguatan akhlak, dan pendampingan keluarga,” kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Ahad (12/7/2026).

Sebagai bagian umat Islam, yang berpegang teguh pada ajaran Alquran dan Alhadits yang menjadi pedoman kehidupan umat Islam.

“Karena itu, kami menolak segala bentuk normalisasi perilaku LGBTQ. Namun demikian, penyikapannya harus mengedepankan dakwah, pembinaan, edukasi, dan upaya mengembalikan seseorang kepada nilai-nilai agama, bukan kebencian terhadap individu," ujar Dody.

Menurutnya, tantangan moral yang dihadapi generasi muda saat ini memerlukan kolaborasi seluruh elemen bangsa, mulai dari keluarga, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, hingga pemerintah.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz
• 11 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Pelayat Mulai Berdatangan ke Rumah Duka Temon, Keluarga Menangis
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Ucapan Mahfud MD Soal Polri-Kejagung Berlomba Bongkar Korupsi Kini Terbukti
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Program B50 Punya Efek Ganda ke Perekonomian Domestik
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jenazah Temon Dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Besok
• 12 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.