Bandara Internasional Ben Gurion di Tel Aviv, Israel, dilaporkan telah berubah peran menjadi pangkalan militer de facto bagi angkatan bersenjata Amerika Serikat (AS). Puluhan jet tempur dan armada strategis dari Pentagon tampak bersiaga mengepung landasan pacu di tengah memanasnya sinyal perang antara AS dan Iran.
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, dikutip dari Metro Hari Ini, Metro TV, fasilitas utama Bandara Ben Gurion saat ini dijejali oleh barisan pesawat militer raksasa milik AS. Berbagai jenis armada dukungan udara, mulai dari pesawat jet kargo, pesawat penyuplai logistik perang, hingga pesawat tanker, terlihat berjejer rapat mendominasi area bandara.
Baca Juga :
Pete Hegseth Tegaskan AS Akan Terus Melemahkan Kemampuan Militer IranPengerahan masif aset-aset militer Amerika Serikat di jantung pertahanan Israel ini diyakini bukan sekadar unjuk kekuatan. Langkah ini merupakan bentuk mobilisasi kekuatan nyata dari Pentagon dalam merespons eskalasi di Timur Tengah.
Mobilisasi besar-besaran armada tempur canggih tersebut disiagakan penuh untuk menyokong strategi komprehensif AS. Pesawat-pesawat itu siap dioperasikan kapan saja, baik untuk mendukung skenario penyerangan maupun penangkisan taktis, guna mengantisipasi jika sewaktu-waktu Iran melancarkan serangan balasan ke kawasan tersebut.




