Muhaimin soroti peran strategis koperasi dalam pemberdayaan masyarakat

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan koperasi memiliki peran strategis dalam agenda pemberdayaan masyarakat.

"Koperasi tidak hanya menjadi wadah usaha bersama, tetapi juga menjadi instrumen untuk membuka akses pembiayaan, memperkuat usaha masyarakat, meningkatkan nilai tambah produk lokal, serta memperluas kesempatan ekonomi hingga ke tingkat desa," kata Muhaimin di Jakarta, Minggu.

Hal tersebut dia sampaikan saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 bertajuk "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya".

Kemenko Pemberdayaan Masyarakat pun berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan sehingga pengembangan koperasi berjalan seiring dengan program pemberdayaan masyarakat, pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan, dan pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal.

Momentum Hari Koperasi Nasional ke-79 juga menjadi pengingat bahwa koperasi tetap relevan sebagai salah satu pilar ekonomi kerakyatan Indonesia.

"Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, penguatan koperasi diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang semakin mandiri, produktif, dan sejahtera," kata Muhaimin.

Presiden RI Prabowo Subianto memberikan arahan dalam acara tersebut.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan koperasi merupakan wujud nyata ekonomi kerakyatan yang telah dicita-citakan para pendiri bangsa.

Baca juga: Prabowo: KDKMP pusat ekonomi desa dan penyalur utama subsidi

Menurut Presiden, pembangunan ekonomi Indonesia harus kembali berpijak pada semangat kekeluargaan dan gotong royong, sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar Negara RI Tahun 1945.

"Saudara-saudara, koperasi adalah alatnya orang lemah. Alatnya orang miskin, tapi seperti sapu lidi, satu lidi maka lemah. Tapi bergabung, itu kekuatan. Saudara-saudara sekalian, jangan khawatir, gerakan koperasi Indonesia akan bangkit menjadi kekuatan ekonomi Indonesia," ujar Prabowo Subianto.

Prabowo juga menegaskan penguatan koperasi bukan berarti memperlemah pelaku ekonomi lainnya.

Pemerintah justru ingin membangun ekosistem ekonomi nasional yang saling menguatkan antara koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), swasta, BUMN, dan BUMD.

Lebih lanjut, Presiden menekankan pertumbuhan ekonomi Indonesia harus dimulai dari desa sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

"Ekonomi kita akan bangkit dari desa, kecamatan, kabupaten, dan uangnya akan tinggal di desa, kecamatan, kabupaten. Kita akan balikkan. Kalau selama ini kekayaan rakyat Indonesia disedot, kita kembalikan sekarang, ekonomi akan turun ke rakyat," kata Prabowo Subianto.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, pemerintah tengah membangun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia.

KDKMP diproyeksikan menjadi pusat layanan ekonomi masyarakat yang terintegrasi, mulai dari layanan simpan pinjam, toko kebutuhan pokok, distribusi barang subsidi, apotek desa, pergudangan, hingga fasilitas penyimpanan hasil pertanian.

Baca juga: Prabowo: KDKMP sediakan kredit mikro berbunga 8 persen

Baca juga: Prabowo: Kopdes tingkatkan kesejahteraan rakyat hingga Rp223 triliun


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gempa M5,4 Guncang Buol Sulteng, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
• 5 jam laluokezone.com
thumb
Foto: Hari Terakhir Libur Sekolah, Warga Berwisata ke Monas
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo: Saya Lahir di Betawi, Asal Banyumas, Campur Minahasa, Darahnya Keras
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Sempat Kena Mental, Dean James Move On dari Skandal Paspoortgate yang Hampir Bikin Gantung Sepatu dari Liga Belanda
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
BEI Catat Tujuh IPO hingga Juli 2026, Empat Emiten Masih Antre
• 19 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.