Bandung, tvOnenews.com - Kesan positif dirasakan Luka Menalo usai dua hari menjalani latihan bersama Persib Bandung. Winger asal Bosnia dan Herzegovina ini direkrut sebagai legiun asing baru di musim 2026/2027.
Eks pemain FK Sarajevo tersebut sudah tiba di Bandung dan langsung melahap latihan pada masa pramusim. Ia mendapat kesan yang positif meskipun cukup kerepotan dalam menjalankan seluruh program dari pelatih.
Ia sadar bahwa proses adaptasi di klub baru memang memerlukan waktu. Apalagi pada masa peralihan musim sehingga pemain perlu mengembalikan kondisi fisiknya sebelum tampil di turnamen pramusim dan kompetisi yang sesungguhnya.
"Dua hari pertama latihan rasanya berat, tapi itu wajar. Ini akan jadi pramusim yang berat. Kami ada Piala Presiden lalu setelah itu AFC (Champions League Two) dan kami sedang bersiap-siap," ungkapnya di Lapangan Pendamping GBLA, Kota Bandung, Minggu (12/7).
Luka Menalo menerima pinangan Persib meski masih punya kontrak dua tahun dengan klub lamanya. Pemain berusia 29 tahun ini membeberkan alasan mau hengkang ke Persib dan mencicipi kompetisi Indonesia.
Menurutnya, ambisi Persib untuk menjadi juara jadi faktor penting keputusannya terbang ke Bandung. Bukan cuma ingin terus mendominasi kompetisi lokal, Maung Bandung juga bertekad melaju jauh di level Asia.
"Karena Persib adalah tim dengan ambisi tertinggi. Dalam tiga tahun berturut-turut menjadi juara, dan mereka bermain di AFC, karena pelatihnya juga dan karena fansnya yang sangat banyak," jelas dia.
Reputasi besar dan basis suporter yang besar juga menambak ketertarikannya membela Persib. Terbukti ketika menjalani latihan perdana, namanya diserukan oleh banyak Bobotoh yang menunggu di luar lapangan latihan.
"Persib adalah salah satu klub paling terkenal di Asia Tenggara dan sangat, sangat menyenangkan bisa berada di sini dan merasakan hal ini. Ketika anda selesai berlatih, ada hampir 200 orang yang yang menanti anda, itu sesuatu yang luar biasa," jelas dia.
Hal lain yang membuat Luka Menalo terkesan gabung Persib adalah cuaca Bandung yang cocok. Menurutnya, meski Indonesia negara tropis, namun, suhu di Bandung justru membuatnya nyaman.




