Melihat Antusiasme Siswa Baru saat MPLS di SDN Pondok Kopi 08 Pagi, Jaktim

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Pondok Kopi 08 Pagi diwarnai antusiasme para peserta didik baru dan orang tua murid. Mereka hadir di sekolah pada Senin (13/7) pagi.

Sebanyak 91 siswa baru mengikuti kegiatan perdana yang diawali dengan pengenalan dan tata tertib di lingkungan sekolah didampingi orang tua murid.

Kepala Sekolah SDN Pondok Kopi 08 Pagi, Pujianto, mengatakan kegiatan MPLS ini dilaksanakan pada 13 - 17 Juli yang melibatkan seluruh jajaran di sekolah dan komite sekolah.

“Kegiatan MPLS di sekolah tentunya kami melibatkan seluruh peserta didik yang ada, termasuk peserta didik baru bersama komite sekolah,” kata Puji.

Lebih lanjut, Puji mengatakan untuk tahap awal peserta didik baru belum diwajibkan memakai seragam dan masih diperbolehkan mengenakan seragam sekolah asal.

“Karena masih minggu awal jadi kami melihat anak-anak pun belum diwajibkan untuk berseragam, masih menggunakan seragam yang dimiliki dari TK asal atau bisa menggunakan pakaian bebas, sopan, dan rapi,” tambah Puji.

Antusiasme juga turut dirasakan oleh orang tua murid, Ahmad (39). Dia menjelaskan anaknya bahkan sudah terbangun sejak pukul 2 dini hari karena tidak sabar mengikuti kegiatan hari pertama sekolah.

“Malah anak saya bangun jam 2 saking semangatnya,” ujar Ahmad.

Cerita lainnya datang dari orang tua murid, Tini (39), yang mengatakan anaknya sudah lama ingin bersekolah di SDN Pondok Kopi 08 Pagi dan menantikan hari pertama di sekolah barunya.

“Dulu sebelum masuk TK, sempet jalan lewat SDN 08 ini dia bilang suatu saat mau sekolah di sini,” kata Tini.

Ia juga berpesan kepada anaknya untuk tidak menggubris bila selama nanti anaknya bersekolah mendapatkan perlakuan kurang mengenakkan dari teman temannya.

“Tadi, sih, berpesan jangan ribut sama temen kalau misalkan temen jahil duluan, sudah biarin aja,” tambah Tini.

Hal serupa juga disampaikan orang tua murid, Atika (36). Menurutnya, persiapan bukan hanya soal perlengkapan belajar atau seragam, tetapi juga membangun mental dan rasa percaya diri kepada anak agar siap memasuki lingkungan baru.

“Yang dipersiapkan paling penting mental dan percaya dirinya,” kata Atika.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Zverev geser Alcaraz dari peringkat dua dunia usai runner-up Wimbledon
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
BEI Catat Dana IPO Rp2,16 Triliun hingga 10 Juli 2026, Masih Ada 4 Perusahaan dalam Pipeline
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Komisi VI DPR RI: Selamatkan Industri Semen Nasional, Jangan Untungkan Industri Negara Lain
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Gua Macan di Jatim Punya Sumber Daya Tembaga-Emas 276 Juta Ton!
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Hasilkan Omset Miliaran, Program UMiMAX Pertamina Sukses Angkat Ekonomi Pekerja Informal hingga Difabel
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.