CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Meta resmi menonaktifkan fitur Muse Image yang sebelumnya diperkenalkan sebagai bagian dari layanan Meta AI di Instagram.
Keputusan tersebut diambil setelah fitur itu menuai kritik luas karena dinilai berpotensi memicu penyalahgunaan teknologi deepfake AI dengan memanfaatkan konten pengguna tanpa persetujuan langsung.
Saat pertama kali diperkenalkan, Muse Image memungkinkan pengguna membuat gambar berbasis kecerdasan artifisial dengan merujuk akun Instagram yang bersifat publik. Sistem AI kemudian dapat menghasilkan gambar berdasarkan konten yang tersedia di akun tersebut tanpa harus meminta izin kepada pemilik akun.
Engadget melaporkan sebagaimana yang dikutip dari Antara, Senin (13/7), muse memicu kekhawatiran terkait privasi dan keamanan identitas digital karena membuka peluang penyalahgunaan foto maupun karakter seseorang untuk menghasilkan konten berbasis AI.
Dalam pengumuman peluncurannya, Meta menjelaskan bahwa pengguna dapat menyebut akun Instagram publik ketika ingin membuat gambar menggunakan Muse Image.
Namun, penjelasan tersebut justru memunculkan gelombang kritik dari berbagai kalangan yang menilai fitur tersebut berisiko digunakan untuk membuat konten menyerupai seseorang tanpa persetujuan.
Merespons banyaknya masukan, Meta akhirnya mengakui bahwa fitur tersebut belum memenuhi harapan pengguna dan memutuskan untuk menghentikannya.
"Awal pekan ini, kami mengumumkan bahwa salah satu cara bagi orang untuk membuat gambar di Meta AI adalah dengan menyebutkan akun Instagram publik yang ingin mereka rujuk," tulis perusahaan tersebut.
Meta kemudian menambahkan tujuan peluncuran Muse adalah untuk menyediakan alat kreatif yang berguna dan memberi orang kendali atas apakah konten publik mereka dapat dirujuk dengan cara ini.
Sejak awal pengumuman, pengguna juga mengeluhkan sulitnya menonaktifkan fitur tersebut. Opsi untuk mencegah konten digunakan oleh Muse Image tersembunyi cukup dalam di menu pengaturan Instagram melalui pilihan "Izinkan orang lain membuat dan menggunakan kembali konten Anda."
Alternatif lain yang dapat dilakukan pengguna adalah mengubah status akun dari publik menjadi privat sehingga kontennya tidak lagi dapat dijadikan referensi oleh sistem AI.
Penolakan terhadap Muse Image tidak hanya datang dari pengguna media sosial. Agensi hiburan Creative Artists Agency (CAA) yang mewakili sejumlah aktor ternama, termasuk Tom Hanks dan Meryl Streep, juga menyampaikan keberatan langsung kepada Meta.
Dalam pernyataannya, CAA menegaskan pentingnya perlindungan terhadap identitas dan karya kreatif seseorang.
Selain itu, serikat pekerja industri hiburan Amerika Serikat, SAG-AFTRA, turut mengimbau para anggotanya untuk menolak penggunaan fitur tersebut.
Sumber: Antara



