CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Bosowa membongkar secara mandiri ruko miliknya yang berdiri di atas saluran drainase di Jalan Gunung Lompobattang, Makassar.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepatuhan terhadap kebijakan Pemerintah Kota Makassar yang menertibkan bangunan di atas saluran drainase.
Direktur Teknik dan Pengembangan Bosowa Propertindo, Abdul Gaffar Muhiddin, mengatakan pembongkaran dilakukan untuk mendukung penataan kota sekaligus memberi contoh kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.
"Ruko ini memang berdiri sejak sekitar tahun 1980-an. Bosowa membelinya sekitar tahun 2000-an, berdekatan dengan pembangunan Menara Bosowa pada 2005. Kami beli sebagai akses masuk menuju Menara Bosowa," kata Abdul Gaffar Muhiddin.
Ruko tiga lantai tersebut memiliki luas sekitar 15 x 5 meter. Dari total bangunan, bagian yang dibongkar seluas sekitar 7 x 5 meter karena berada tepat di atas saluran drainase.
Menurut Gaffar, proses pembongkaran telah berlangsung selama dua pekan dan ditargetkan selesai dalam dua pekan ke depan.
"Pembongkaran kami lakukan sendiri sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan Pemerintah Kota Makassar yang melarang bangunan berdiri di atas saluran drainase. Kami bayar orang menggunakan dana perusahaan untuk membongkar bangunan ruko yang letaknya tepat di atas saluran air," ujarnya.
Setelah pembongkaran rampung, masih terdapat bagian bangunan seluas sekitar 40 meter persegi yang terdiri atas tiga lantai yang dapat digunakan.
Gaffar berharap langkah Bosowa dapat menjadi contoh bagi pemilik bangunan lain yang juga berdiri di atas saluran drainase agar ikut mendukung program penataan kota.
Di kawasan yang sama, tercatat masih ada skitar 5 ruko lain yang juga berdiri di atas saluran drainase. Hingga kini, bangunan-bangunan tersebut belum dibongkar oleh masing-masing pemiliknya.
Pemerintah Kota Makassar saat ini terus melakukan penertiban bangunan yang menutup atau berdiri di atas saluran drainase sebagai upaya mengoptimalkan fungsi drainase dan mengurangi potensi genangan saat musim hujan.
Berdasarkan data operasi penertiban yang dihimpun CelebesMedia.id, titik-titik lokasi di Makassar yang bangunannya telah ditertibkan karena berdiri di atas drainase yakni di sepanjang Jalan Cendrawasih 5 dan Jalan Rajawali 2 Kelurahan Lette, Kecamatan Mariso.
Penertiban pedagang kaki lima yang menutup saluran drainase di kawasan Jalan Sunu Kecamatan Bontoala serta pembongkaran lapak yang telah beroperasi di atas saluran air di Jalan Datuk Patimang, Kelurahan Kalukuang, Kecamatan Tallo.




