Mahasiswa UNISA Yogya Gelar Kampanye-Seminar Anti Judol, Gandeng Komdigi-OJK DIY

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Judi online masih jadi ancaman serius bagi masyarakat, tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga kesehatan mental dan kehidupan sosial.

Keprihatinan ini mendorong mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA Yogyakarta) menggelar kampanye edukasi literasi keuangan dan digital bertajuk "Stop Clicking, Start Living".

Sebagai puncak rangkaian kegiatan, mereka menggelar Seminar & Awarding Antariksa 2026 di Hall Baroroh Baried UNISA Yogyakarta pada Sabtu (11/7).

Kegiatan ini menghadirkan perwakilan OJK DIY, Kementerian Komunikasi dan Digital, GoPay Indonesia, akademisi, serta mahasiswa untuk membahas bahaya judi online dan pentingnya literasi digital serta keuangan dalam mencegah kejahatan finansial.

Tenaga Ahli Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Donny Budi Utoyo, dalam kesempatan itu menyebut ruang digital seharusnya dimanfaatkan untuk membangun hubungan sosial dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat, bukan sebaliknya.

"Pada intinya, kehidupan kita itu dibagi atas tiga ruang. Ruang pertama adalah rumah, tempat afeksi, kasih sayang, rasa aman, karakter dasar. Ruang kedua kalau nggak sekolah, kantor. Ruang ketiga adalah tempat kumpul, alun-alun, coffee shop, bisa masjid, bisa segala macam," ujar Donny.

Sementara itu, Pengawas Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Perlindungan Konsumen, Keuangan Daerah dan Layanan Manajemen Strategis OJK DIY, Rosi Kho Arliyani, dengan tegas menyatakan bahwa seluruh praktik judi online dipastikan membuat pemainnya kalah dan tergolong sebagai bentuk penipuan (scam).

"Semua judi online itu dipastikan akan selalu kalah, yang katanya menang itu sengaja dikondisikan, jadi sepakat bahwa judi online itu adalah scam," kata Rosi.

Ia menjelaskan, meski OJK tidak memiliki kewenangan langsung dalam penanganan judi online, lembaganya terus memperkuat edukasi dan perlindungan konsumen agar masyarakat semakin waspada terhadap berbagai bentuk kejahatan finansial di era digital, termasuk pinjaman online ilegal.

Wakil Rektor IV UNISA Yogyakarta, Ali Imron, mengatakan judi online bukan fenomena sederhana karena di baliknya terdapat strategi komunikasi yang membuat aktivitas tersebut seolah-olah aman dan berisiko rendah, padahal dampaknya sangat merugikan.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran dalam membangun kesadaran mahasiswa untuk turut mengedukasi masyarakat mengenai bahaya judi online.

"Judi online bukanlah fenomena yang sederhana, dibaliknya terdapat strategi komunikasi yang membuat aktivitas tersebut seolah-olah aman dan berisiko rendah, padahal dampaknya sangat merugikan. Oleh karena itu kita harus istiqamah, sebagai mahasiswa, mengedukasi masyarakat bahwa judi online adalah sesuatu yang harus dilawan," ujar Ali Imron.

Ketua Antariksa 2026, Anwar Annas Rifai, mengatakan program ini menjadi wadah bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi untuk berkreasi, berkolaborasi, sekaligus menghadirkan edukasi kepada masyarakat mengenai dampak judi online yang menurutnya masih besar, baik dari sisi psikologis, ekonomi, maupun sosial.

"Antariksa bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi wadah bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi untuk berkreasi, berinovasi, berkolaborasi, sekaligus menghadirkan edukasi yang berdampak bagi masyarakat,” jelas Anwar.

“Tahun ini kami kembali mengangkat isu judi online karena kami melihat dampaknya masih sangat besar, baik dari sisi psikologis, ekonomi, maupun sosial," lanjutnya.

Sebelum seminar ini digelar, rangkaian kampanye Antariksa 2026 telah berlangsung dalam beberapa bentuk kegiatan, di antaranya Antariksa Goes to School di 16 sekolah se-DIY, Geber Warga, Antariksa Competition, Social Movement di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, hingga petisi daring yang telah mengumpulkan 3.514 tanda tangan dukungan masyarakat terhadap gerakan stop judi online.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hal yang Tidak Boleh Dibersihkan Menggunakan Air Panas
• 17 jam lalubeautynesia.id
thumb
Hari Ini, Kemenbud Tetapkan Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan YME Setiap 13 Juli
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mensos: Syarat Masuk Sekolah Rakyat Bukan Nilai Akademik, tapi Kondisi Ekonomi
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Info Cuaca BMKG: Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan Tebal
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Adam Diusir dari Surga, Benarkah karena Godaan Hawa?
• 20 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.