Kabupaten Tangerang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Banten, memastikan petugas pemadam kebakaran (damkar) masih disiagakan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, pascapemadaman kebakaran di lokasi tersebut.
"Meski api dan asap sudah padam. Namun melihat kondisi cuaca panas yang begitu ekstrem, kami terus melakukan penyiraman dan pembasahan," kata Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik di Tangerang, Senin, 13 Juli 2026, melansir Antara.
Ia mengatakan, setelah kebakaran di TPA berhasil dikendalikan sejak Jumat, 10 Juli 2026, pihaknya tetap menyiagakan tim gabungan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru akibat cuaca kemarau saat ini. BPBD akan tetap memberikan dukungan penuh kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), meski masa berlaku SK darurat nantinya telah berakhir.
Baca Juga :
KLH Segera Rehabilitasi TPA Jatiwaringin Usai Pemadaman"Petugas menyiapkan tiga posko siaga di sekitar TPA yang diisi oleh kurang lebih 45 personel setiap harinya. Kemudian, sebanyak lima hingga enam unit mobil pemadam kebakaran disiagakan untuk mempermudah pergerakan," jelasnya.
Taufik menambahkan, untuk mempermudah petugas selama proses pendinginan area kebakaran TPA tersebut. Maka, timnya juga telah merancang skema dan infrastruktur untuk mendukung kegiatan pengendalian di lahan pembuangan sampah itu.
Proses pemadaman kebakaran di TPA Jatiwaringin, Tangerang. (Dok BNPB)
Adapun untuk skema dan infrastruktur yang disiapkan antara lain pembangunan fasilitas toren atau tandon air. Dalam skema tersebut, beberapa unit toren besar berkapasitas masing-masing 5.000 liter, 1.500 hingga 2.000 liter di titik atas landfill.
"Tandon-tandon air juga akan dibangun di lokasi strategis yang mudah diakses guna mempercepat respons pemadaman," tuturnya.
Selain itu, pihaknya melalui BPBD akan membuka akses jalan melalui penerjunan alat berat. Hal ini, dilakukannya untuk mempermudah kendaraan pemadam untuk mencapai ke titik api atau asap yang masih ada di gunungan sampah.
"Pemerintah daerah melalui DLHK tengah mengupayakan pengadaan logistik penunjang seperti selang baru, pembuatan toren air, serta pemenuhan kebutuhan konsumsi bagi para petugas yang berjaga. Untuk menjaga ketersediaan pasokan air bagi armada Damkar, petugas juga menjalin kerja sama intensif dengan pihak PDAM," kata dia.




