Cegah Kebakaran Susulan, BPBD Tangerang Siagakan Damkar di TPA Jatiwaringin

metrotvnews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Kabupaten Tangerang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Banten, memastikan petugas pemadam kebakaran (damkar) masih disiagakan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, pascapemadaman kebakaran di lokasi tersebut.

"Meski api dan asap sudah padam. Namun melihat kondisi cuaca panas yang begitu ekstrem, kami terus melakukan penyiraman dan pembasahan," kata Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik di Tangerang, Senin, 13 Juli 2026, melansir Antara.

Ia mengatakan, setelah kebakaran di TPA berhasil dikendalikan sejak Jumat, 10 Juli 2026, pihaknya tetap menyiagakan tim gabungan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru akibat cuaca kemarau saat ini. BPBD akan tetap memberikan dukungan penuh kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), meski masa berlaku SK darurat nantinya telah berakhir.

Baca Juga :

KLH Segera Rehabilitasi TPA Jatiwaringin Usai Pemadaman
Untuk mengoptimalkan penanganan di lapangan, manajemen pengawasan telah dibagi ke dalam beberapa posko. Para petugas akan memperketat penjagaan di seluruh area TPA Jatiwaringin tersebut.

"Petugas menyiapkan tiga posko siaga di sekitar TPA yang diisi oleh kurang lebih 45 personel setiap harinya. Kemudian, sebanyak lima hingga enam unit mobil pemadam kebakaran disiagakan untuk mempermudah pergerakan," jelasnya.

Taufik menambahkan, untuk mempermudah petugas selama proses pendinginan area kebakaran TPA tersebut. Maka, timnya juga telah merancang skema dan infrastruktur untuk mendukung kegiatan pengendalian di lahan pembuangan sampah itu.

Proses pemadaman kebakaran di TPA Jatiwaringin, Tangerang. (Dok BNPB)

Adapun untuk skema dan infrastruktur yang disiapkan antara lain pembangunan fasilitas toren atau tandon air. Dalam skema tersebut, beberapa unit toren besar berkapasitas masing-masing 5.000 liter, 1.500 hingga 2.000 liter di titik atas landfill.

"Tandon-tandon air juga akan dibangun di lokasi strategis yang mudah diakses guna mempercepat respons pemadaman," tuturnya.

Selain itu, pihaknya melalui BPBD akan membuka akses jalan melalui penerjunan alat berat. Hal ini, dilakukannya untuk mempermudah kendaraan pemadam untuk mencapai ke titik api atau asap yang masih ada di gunungan sampah.

"Pemerintah daerah melalui DLHK tengah mengupayakan pengadaan logistik penunjang seperti selang baru, pembuatan toren air, serta pemenuhan kebutuhan konsumsi bagi para petugas yang berjaga. Untuk menjaga ketersediaan pasokan air bagi armada Damkar, petugas juga menjalin kerja sama intensif dengan pihak PDAM," kata dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PKM Universitas IBA Dorong Nilai Jual Laos di Palembang
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
Energi Sebagai Instrumen Diplomasi Indonesia di Era Multipolar
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Komisi III DPR Tegaskan KPK Supervisi Kasus Febrie yang Diserahkan ke Kejagung
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Tuai Kritik, Meta Tarik Fitur AI di Instagram yang Gunakan Foto Akun Publik
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Gantikan Etik Suryani yang Ditangkap KPK, Wabup Eko Sapto Purnomo Ditunjuk Sebagai Plt Bupati Sukorharjo
• 8 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.