Perhumas Soroti Krisis Kepercayaan Publik dan Tantangan AI dalam Pembukaan KHI 2026

kompas.tv
10 jam lalu
Cover Berita
Sesi foto bersama dalam Kick-off Konvensi Humas Indonesia (KHI) 2026. (Sumber: Corporate Communication KG/Yosephia Vania)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) menilai krisis kepercayaan publik dan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) menjadi tantangan utama profesi humas. 

Isu tersebut mengemuka dalam Kick-off Konvensi Humas Indonesia (KHI) 2026 di ANTARA Heritage Center, Jakarta, Sabtu (11/7/2026).

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengatakan berbagai laporan global menempatkan disinformasi sebagai salah satu risiko terbesar yang dihadapi dunia. 

Karena itu, praktisi humas didorong memanfaatkan AI untuk analisis sentimen publik, menjaga konsistensi pesan, hingga memperkuat kemampuan storytelling

Namun, pemanfaatannya harus tetap mengedepankan etika, tata kelola yang baik, dan prinsip komunikasi yang bertanggung jawab.

Baca Juga: Perhumas Gelar KHI 2025, Perkuat Peran Humas Bangun Komunikasi Bangsa

"Seperti yang kita tahu AI banyak digunakan untuk komunikasi publik, dan di samping itu dengan teknologi ini, banyak orang membuat atau sengaja melakukan disinformasi. Maka itu, saya kira humas punya tantangan yang besar untuk mengadopsi AI ini sesuai dengan standar etik dan juga memberikan kontribusi baik dalam mengelola pekerjaan komunikasi publik," ujar Nezar, dikutip dari siaran pers yang diterima KompasTV, Senin (13/7/2026).

Ketua Umum Perhumas Boy Kelana Soebroto mengatakan tantangan profesi humas saat ini tidak hanya datang dari perkembangan AI dan derasnya arus informasi, tetapi juga menurunnya kepercayaan publik. 

Menurutnya, humas memiliki peran strategis sebagai penjaga kepercayaan yang menjembatani kepentingan masyarakat, harapan publik, dan realitas yang dihadapi bangsa.

Tantangan tersebut melatarbelakangi tema KHI 2026, yakni "Humas sebagai Daya Bangsa, Menenun Kepercayaan, Menggerakkan Bangsa (A Festival of Trust and Influence)." 

Perhumas juga memperkenalkan empat pilar utama yang menjadi fokus konvensi, yakni Trust in Crisis, Trust in Power, Trust in Technology, dan Trust in Culture.

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Perhumas
  • KHI 2026
  • Konvensi Humas Indonesia
  • tantangan AI
  • Nezar Patria
  • Konvensi Humas Indonesia 2026
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kekurangan Siswa, 5 SD Negeri di Gunungkidul Digabung
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kejagung Pastikan Tak Ada Lagi Pengawalan TNI untuk Febrie Adriansyah
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
4.000-an pengungsi Afghanistan kembali ke Tanah Air dalam sehari
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Kejagung Masih Pantau Keberadaan Febrie Adriansyah, Rencanakan Penangkapan?
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Segini Harga Tiket Kereta Compartment Suite
• 17 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.