Mendikdasmen Minta Anak Pelaku Teror Bom SD di Jaksel Dijaga, Jangan Jadi Korban Bully

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan anak tersangka dari pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan harus dijaga.

Adapun dari informasi yang diperoleh, anak pelaku teror bom tersebut merupakan murid di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi.

BACA JUGA: Pengakuan Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi

Mu'ti khawatir sang anak mengalami trauma dan mendapatkan perundungan di sekolah.

"Saya minta ini supaya anak dijaga betul," ujar Muti di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta, Selasa (14/7).

BACA JUGA: Densus 88: Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Belum Penuhi Unsur Terorisme

Abdul Mu'ti juga mengimbau kepada para orang tua murid dan siswa untuk tidak memberikan informasi yang berkaitan dengan tindakan tersangka kepada si anak.

"Saya menyampaikan supaya tidak ada satu pun untuk menginformasikan ini (soal teror bom) kepada anaknya," tegas dia.

Mu'ti juga memantau dan berdialog langsung jalannya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD tersebut. 

"Mereka sudah semangat untuk kembali belajar. Anak-anak gembira tidak ada ketakutanan sama sekali ini sesuai dengan kebijakan MPLS yang ramah," ungkap dia.

Diketahui, polisi berhasil menangkap pria berinisial MY (34) sebagai pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto mengatakan terduga pelaku telah diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan untuk dimintai keterangan.

"Saat ini, masih dalam pendalaman dari penyidik terkait tentang motif tujuan dari yang bersangkutan," kata Budi.

Budi membeberkan terduga pelaku adalah warga sekitar lokasi di SDN tersebut. 

Karena itu, polisi masih melakukan pemeriksaan guna mengetahui motif pelaku melakukan teror bom.

Diketahui, aksi teror tersebut berdampak pada aktivitas pendidikan diliburkan per hari ini. Kejadian bermula saat para siswa SD sedang melakukan upacara bendera.

Pelaku kemudian mengirimkan ancaman bom lewat WhatsApps yang ditujukan ke seorang guru dan petugas tata usaha SDN Srengseng Sawah 15 Pagi.(era/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Video: Trump Tarik Tarif 20% Bagi Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Mengapa DPR Hati-hati Bahas RUU Pembahasan Aset?
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Dituding Mengintimidasi Mahasiswa, Kejati Sumbar Angkat Bicara
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Viral Sopir Truk Sampah Curi 20 Liter BBM dari Kendaraan Dinas LH di Jakut
• 16 jam lalukompas.com
thumb
BRIN: Benda Langit Terang yang Melintas di Jawa Sabtu Malam adalah Meteor Besar
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.