Pegadaian Raih Top Company di Industri Bullion Bank 2026

katadata.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

PT Pegadaian (Persero) meraih penghargaan Top Company in Bullion Bank Industry dalam Indonesia Top Companies Recognition 2026. Ajang ini diselenggarakan Indonesia Data bersama Bloomberg Technoz di The Westin Jakarta, pada Senin (29/6).

Penghargaan diterima langsung oleh Direktur TI & Digital PT Pegadaian (Persero) Yos Iman Jaya Dappu. Apresiasi ini dinilai sebagai buah dari konsistensi dan kepemimpinan Pegadaian, selaku pelopor ekosistem Bank Emas pertama dalam transformasi layanan keuangan berbasis emas.

Yos mengatakan, penghargaan ini merupakan buah komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi produk dan memperluas inklusi keuangan berbasis emas.

“Kami berharap apresiasi ini semakin mendorong Pegadaian untuk memberikan produk dan layanan yang relevan bagi kebutuhan masyarakat,” ujarnya melalui keterangan resmi, Selasa (14/7).

Langkah Pegadaian dalam menggeluti bisnis bullion bergerak sangat progresif. Setelah mengantongi izin usaha resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada akhir Desember 2024, PT Pegadaian (Persero) secara resmi meluncurkan Layanan Bank Emas pada 26 Februari 2025 yang diresmikan langsung Presiden Prabowo Subianto.

Pegadaian memiliki kewenangan penuh untuk menjalankan berbagai aktivitas usaha bullion yang dirancang untuk mengubah aset emas menjadi instrumen keuangan yang produktif dan likuid. Layanan tersebut meliputi Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, serta Perdagangan Emas.

Keunggulan Pegadaian dalam memimpin industri bullion bank disokong oleh ekosistem yang telah dibangun, mulai dari keahlian penaksiran emas hingga mekanisme gadai emas hingga lebih dari 125 tahun berjalan, serta tingkat kepercayaan publik yang sangat tinggi.

Dari sisi kesiapan fisik, Pegadaian didukung infrastruktur yang memadai serta portofolio perusahaan yang sangat sehat, bahkan Pegadaian memiliki ruang penyimpanan emas (vault) berstandar internasional.

Kehadiran aplikasi Tring! by Pegadaian juga semakin menyempurnakan ekosistem tersebut, sehingga masyarakat dapat bertransaksi produk dan layanan Pegadaian dengan mudah dimana saja dan kapan saja. 

Hingga periode Mei 2026, total kelolaan ekosistem emas Pegadaian termasuk lini bisnis gadai, menyentuh angka fantastis sebesar 153,72 ton.

Melalui sinergi erat bersama ekosistem Danantara dan perluasan layanan bullion, PT Pegadaian (Persero) optimistis dapat terus mengedukasi masyarakat agar tidak lagi memandang emas sebagai investasi yang hanya bisa disimpan. Melainkan aset keuangan produktif yang mampu mengakselerasi kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkokoh ekonomi nasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
LRT Jakarta Fase 1B Beroperasi Agustus, Jalur ke Dukuh Atas Dibangun Awal 2027
• 4 jam lalukompas.id
thumb
Komisi III DPR Tolak Usulan Mahfud MD agar KPK Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Isu Merger Bank Jago dan BFI Finance Merebak, Ini Penjelasan Manajemen
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kanwil DJP Riau Dorong Perluasan Basis Pajak
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Pemerintah Batasi Penggunaan Gawai Selama Pembelajaran untuk Cegah Adiksi Digital
• 19 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.