RWA Dinilai Jadi Salah Satu Motor Pertumbuhan Baru Industri Kripto, Ini Penjelasannya

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Perkembangan Real World Assets (RWA) atau tokenisasi dinilai semakin mendapat perhatian dalam industri aset kripto global. Hal itu terjadi seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi blockchain oleh institusi keuangan. 

Chief Marketing Indodax Aloysia Dian mengatakan bahwa perkembangan tokenisasi aset merupakan salah satu inovasi yang paling menarik dalam industri blockchain karena mampu menjembatani aset keuangan tradisional dengan teknologi digital sehingga lebih mudah diakses.

Baca Juga :
Bukan Cuma Developer, Upbit Indonesia Sebut Industri Kripto Butuh Ragam Talenta Profesional
Polda Metro Jaya Dalami Kepemilikan Aset Hasil Penggeledahan Kasus Suap dan TPPU

“Tokenisasi aset membuka peluang baru bagi masyarakat untuk memperoleh eksposur terhadap berbagai aset global melalui infrastruktur blockchain. Inovasi ini bukan sekadar menghadirkan jenis aset baru, tetapi juga mencerminkan bagaimana teknologi blockchain mulai digunakan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas di sektor keuangan,” ujar Aloysia, dikutip dari keterangannya, Selasa, 14 Juli 2026.

Laporan Citi Institute berjudul Tokenization 2030 bahkan memperkirakan nilai aset dunia tokenisasi dapat mencapai US$5,5 triliun pada 2030 dengan valuasi pasar saat ini sekitar US$17 miliar. Tren ini diproyeksikan akan menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekosistem aset digital dalam beberapa tahun ke depan.

Menurutnya, tokenisasi memungkinkan berbagai aset, seperti saham, obligasi, komoditas, hingga aset alternatif, direpresentasikan dalam bentuk token digital sehingga dapat diperdagangkan secara lebih efisien dengan dukungan teknologi blockchain.

Saat ini, Indodax menyediakan lebih dari 20 aset bertema RWA, termasuk tujuh tokenized stocks yang merepresentasikan pergerakan harga saham perusahaan global seperti Apple, Amazon, Alphabet (Google), NVIDIA, Tesla, Circle, dan Coinbase. Kehadiran produk-produk tersebut memperluas pilihan diversifikasi di market crypto serta membuka akses bagi investor untuk memperoleh eksposur terhadap sektor ekonomi global.

Seiring meningkatnya perhatian global terhadap tokenisasi aset, tren tersebut juga mulai tercermin di pasar. Aloysia mengatakan bahwa selain dengan beragamnya pilihan aset nyata yang ditokenisasi, kategori ini juga menunjukkan pertumbuhan aktivitas perdagangan dan jumlah investor sepanjang tahun. Sehingga, hal tersebut mencerminkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap instrumen investasi digital berbasis aset dunia nyata.

Chief Marketing Officer Indodax, Aloysia Dian.
Photo :
  • Dokumentasi Indodax.

Dia menambahkan bahwa perkembangan tersebut menunjukkan bahwa blockchain kini tidak lagi hanya identik dengan aset kripto, tetapi mulai menjadi infrastruktur yang mendukung digitalisasi berbagai instrumen keuangan.

Baca Juga :
Influencer Kripto Harus Sertifikasi Dinilai Bikin Ekosistem Kripto Lebih Sehat
KPK Sita 5 Aset Eks Sekjen MPR, Ada Harley Davidson hingga Mobil Rubicon
Sita Aset Rp 113,97 Miliar di Kasus Asuransi Jiwa Prolife, Bos OJK: Demi Lindungi Konsumen

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ketua KPK Angkat Bicara soal Desakan Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
• 6 jam laludisway.id
thumb
Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah hingga Berawan, Suhu Mencapai 35 Derajat Celsius
• 15 jam lalukompas.com
thumb
DPRD DKI Minta Pengawasan Satpol PP Diperketat usai Dugaan Pungli di Rumah Belajar Jakut
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Menteri Ara Kantongi Daftar Tanah Tak Bertuan, Bakal Dibangun Rusun
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Said Iqbal Klaim BPJS Ketenagakerjaan Dukung Pajak JHT Dihapus
• 6 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.