DPRD Surabaya Nilai Ada Dugaan Pembiaran Lurah Terhadap Praktik Pungutan Liar

suarasurabaya.net
5 jam lalu
Cover Berita

Arif Fathoni Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya menilai ada dugaan pembiaran oleh lurah terhadap praktik pungutan liar yang belakangan ramai terungkap di Sememi dan Tambak Wedi.

Menurutnya, lurah sebagai pemangku wilayah, pasti mengetahui praktik pungutan karena menjalin koordinasi dengan stakeholder.

“Lurah itu tidak mungkin kemudian ada praktik itu, lurah tidak mengetahui. Pasti tahu,” bebernya, Selasa (14/7/2026).

Sehingga menurutnya selama ini ada unsur pembiaran, sehingga praktik kecurangab itu berjalan.

“Iya (selama ini ada unsur pembiaran),” tururnya.

Ia berharap, dengan Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya belakangan intens inspeksi mendadak (sidak), bisa menghilangkan praktik kecurangan.

Menurutnya lurah juga punya wewenang pembinaan terhadap RT, RW, dan kembaga pemberdayaab masyarakat kelurahan (LPMK).

“Pembinaan bahwa diera sekarang rakyat tidak toleransi pungutan dalam bentuk apapun,” ungkapnya.

Ucapan terima kasih yang diberikan dalam bentuk uang menurutnya boleh, asal bukan paksaan, tapi sukarela, dan tiap tertuang dalam regulasi atau peraturan apapun. (lta/saf/ipg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
UPI Buka Suara Soal Kasus Dosen Utang ke Perempuan, Belum Dikembalikan
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Permudah Warga, Gunungkidul Terapkan Aplikasi E-Kelurahan Garapan UNY
• 3 jam lalurctiplus.com
thumb
Dedi Mulyadi Temukan Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan di Pabrik Batu Kapur
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Pertamina Drilling Kembangkan Layanan Non-Rig, Terapkan Teknologi Matrix Acidizing Perdana di Sumsel
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Saat Emosi Ambil Alih Kemudi, Pelajaran Kasus Mini Cooper dan Angkot Bekasi
• 19 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.