Menhut Ingatkan Langkah Pencegahan untuk Tekan Jumlah Karhutla 

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

Kemenhut bukan hanya merespons peristiwa karhutla tetapi harus meelakukan pencegahan.

Menhut Ingatkan Langkah Pencegahan untuk Tekan Jumlah Karhutla 

IDXChannel - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengingatkan kepada seluruh jajarannya untuk menekan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) semaksimal mungkin melalui langkah-langkah pencegahan.

Menurutnya, Kemenhut bukan hanya merespons peristiwa karhutla tetapi harus melakukan pencegahan.

Baca Juga:
BNPB Sebut Tiga Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya

Menurut dia, langkah ini perlu dilakukan seiring proyeksi musim kemarau yang datang lebih cepat dan berlangsung lebih lama dibandingkan biasanya. Karena itu, ia memandang berbagai upaya konkret perlu dipersiapkan sejak dini agar karhutla dapat dikendalikan dengan lebih baik. 

“Hal-hal apa yang kita lakukan secara konkret agar kebakaran hutan dan lahan pada tahun ini dan tahun depan bisa kita kendalikan dengan lebih baik, angkanya lebih turun. Idealnya kalau bisa zero karhutla mungkin itu sangat ideal, tapi paling tidak angkanya bisa kita tekan semaksimum mungkin,” kata Menhut dalam rapat bersama jajaran Ditjen Gakkum Kemenhut, Selasa (14/7/2026).

Baca Juga:
BNPB Sebut Karhutla Masih Terjadi dalam Sepekan

Selain memperkuat pencegahan, Kemenhut akan mengevaluasi berbagai instrumen pengendalian, mulai dari kebutuhan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), pemantauan tinggi muka air tanah (TMAT) di wilayah rawan, hingga kesiapan personel dan peralatan di lapangan. 

Baca Juga:
Karhutla Terjadi di Kalimantan, Puluhan Hektare Lahan Terbakar

Dia menegaskan bahwa seluruh langkah tersebut akan dihitung berdasarkan kebutuhan riil agar penanganan karhutla berjalan lebih efektif.

Lebih lanjut, dia menekankan soal pembenahan tidak hanya berfokus pada penanganan kasus, tetapi juga mencakup penyempurnaan regulasi dan tata kelola agar pengendalian karhutla dapat berjalan lebih efektif dalam jangka panjang. 

“Yang saya inginkan adalah perbaikan struktural, jadi bukan hanya kasus. Ada regulasi apa yang perlu diperbaiki, harus apa yang kita lakukan sehingga sifatnya berubah struktural dan long term, sehingga ada sesuatu yang lebih ajeg untuk teman-teman bergerak memperbaiki,” kata dia.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mahasiswa Adu Gagasan Pemberdayaan Desa di Genera-Z Berbakti 2026
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Review Awal Pencarian Jodoh Para Jomblo Sejak Lahir di Acara Better Late Than Single 2
• 15 jam lalubeautynesia.id
thumb
Kemendukbangga Dorong Sinergi Pusat-Daerah Kejar Bonus Demografi & Penurunan Stunting
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
Kabar Baik! Pemerintah Gratiskan Sertifikat Rumah MBR, Ini Detailnya
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Meski Pangsanya Turun, Astra Masih Kuasai 51 Persen Pasar Mobil Indonesia
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.