Bekasi: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi bersama Palang Merah Indonesia (PMI) setempat menyalurkan bantuan air bersih mencapai 575 ribu liter, pada Minggu, 12 Juli 2026, terhadap enam desa di tiga kecamatan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Wilayah terdampak kekeringan mencakup enam desa di tiga kecamatan, yakni Cibarusah, Serang Baru, dan Bojongmangu.
"Kami terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Distribusi air bersih dilakukan berdasarkan hasil asesmen serta permohonan dari pemerintah desa agar masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih dapat segera terlayani," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi Dodi Supriadi, dalam keterangannya, Selasa, 14 Juli 2026.
Baca Juga :
BMKG Ungkap Fakta-Fakta El Nino, Ternyata Tak Terjadi Setiap Musim KemarauMenurut Dodi, dalam pelaksanaannya, pihaknya tidak bekerja sendiri. Dari total 575.000 liter air bersih yang telah disalurkan, BPBD mendistribusikan 380.000 liter, sementara PMI 170.000 liter, dan Delta Mas memberikan dukungan sebanyak 25.000 liter.
Selain menyalurkan bantuan air bersih, BPBD juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, serta perangkat daerah terkait untuk memantau perkembangan kondisi di lapangan dan memastikan distribusi bantuan berjalan tepat sasaran.
Ilustrasi-ANTARA FOTO/Arnas Padda.
BPBD Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara hemat selama musim kemarau serta segera melaporkan kepada pemerintah desa atau BPBD apabila mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
"Kami memastikan personel, armada, dan stok air bersih tetap siaga. Jika ada wilayah baru yang terdampak, distribusi akan segera dilakukan agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi," pungkasnya. (MI/AK)




