Pengamat: Kunjungan Kapolri Utamakan Stabilitas di Atas Ego Sektoral

tvonenews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat politik senior Boni Hargens mengemukakan kunjungan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ke Kejaksaan Agung dan Mabes TNI merupakan langkah mengutamakan stabilitas nasional di atas kepentingan sektoral.

"Kapolri dan seluruh jajaran Bhayangkara berkomitmen untuk menjaga keutuhan ekosistem hukum dan keamanan nasional secara menyeluruh," ujar Boni dalam keterangan yang diterima di Jakarta, mengutip Antara pada Rabu.

Boni berpendapat peristiwa tersebut merefleksikan kompleksitas tata kelola antarlembaga di Indonesia, di mana batas-batas kewenangan sering kali menjadi titik rawan gesekan, terutama dalam penanganan perkara korupsi berskala besar.

Menurutnya, penetapan tersangka terhadap mantan petinggi Kejagung oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri merupakan ujian nyata bagi profesionalisme dan independensi kedua lembaga.

Di satu sisi, kata dia, penegakan hukum harus berjalan tanpa pandang bulu. Di sisi lain, koordinasi dan komunikasi antarlembaga tetap menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan demi menjaga kohesi sistem pemerintahan secara keseluruhan.

Dengan demikian, Boni mengatakan kunjungan Kapolri menjadi bukti kepemimpinan yang matang mampu menjembatani kedua tuntutan tersebut secara bersamaan.

Dia mengatakan kunjungan Kapolri bukan sekadar kegiatan silaturahim biasa, melainkan manuver strategis yang dilakukan dengan penuh kesadaran situasional.

Boni secara khusus mengapresiasi niat baik dan terobosan yang dilakukan Kapolri dan menyebutnya sebagai langkah seorang negarawan sejati yang mengutamakan stabilitas nasional di atas ego sektoral.

Dia menuturkan langkah Kapolri merupakan strategi efektif untuk meredam spekulasi publik soal adanya benturan antarinstitusi yang muncul di tengah pengusutan perkara korupsi yang melibatkan mantan petinggi Kejagung.

Terlepas dari instruksi langsung Presiden Prabowo untuk membangun sinergi lintas institusi, katanya, inisiatif Kapolri melampaui sekadar kepatuhan prosedural, di mana merupakan ekspresi kepemimpinan yang proaktif dan visioner.

Mantan Dewan Pengawas LKBN ANTARA itu juga mengapresiasi pernyataan Kapolri bahwa kekompakan antara TNI dan Polri bukan hanya urusan internal institusional, melainkan fondasi yang menentukan apakah berbagai kebijakan dan program pemerintah dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan.

"Dalam kondisi ketika relasi antarlembaga sedang mendapat sorotan publik, pernyataan Kapolri memiliki bobot politis yang signifikan sekaligus menjadi upaya penyeimbangan narasi di ruang publik," tuturnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Gerebek Lokasi Pengoplosan LPG Subsidi di Blora, Ratusan Tabung Gas Disita
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Deretan Fakta Semifinal Piala Dunia 2026, Argentina Satu-satunya yang Belum Ketemu Tim Ranking Atas FIFA
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Soal Pernyataan Deddy Sitorus Singgung Bahlil, Soksi Beri Kecaman Hingga Tuntut Permintaan Maaf
• 17 menit lalutvonenews.com
thumb
DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tetap Berjalan, Target Rampung Tahun Ini
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kini Dipecat, Ahmad Khozinudin Sindir Roy Suryo Pengecut Ingin Selamat Sendiri
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.