Jakarta, tvOnenews.com - Organisasi Masyarakat Partai Golkar, Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Soksi) mengecam keras pernyataan Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus yang menyebut Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dengan sebutan 'si bolu ketan'.
"Pernyataan itu adalah cermin nyata dari serangan politik murahan tidak kredibel dan hanya menunjukkan keputusasaan politik di tengah degradasi etika internal partai. publik tidak bodoh dan bisa melihat kepicikan narasi ini," jelas Wasekjend Depinas Soksi Rouli Rajagukguk.
Menurutnya penggunaan diksi seperti "bolu ketan" oleh seorang pejabat tinggi partai selevel Ketua DPP PDIP adalah tanda degradasi etika kepemimpinan yang sangat memalukan.
"Ini bukan kritik substantif, melainkan pembunuhan karakter dengan cara merundung (bullying) secara pengecut," katanya.
Ia menjelaskan tudingan yang mengaitkan Bahlil dengan persoalan pengadaan batubara tidak memiliki dasar hukum yang jelas.
"Tindakan Deddy Sitorus yang sangat reaktif ini adalah upaya pengecut untuk membangun narasi seolah-olah PDIP adalah pejuang korupsi, demi mengalihkan isu dari borok internal mereka sendiri," katanya.
Soksi menyatakan akan terus mengawal marwah partai dan para pemimpinnya dari segala bentuk fitnah dan pelecehan verbal.




