Penghuni Kos di Mampang Ditemukan Meninggal, Sudah Tak Terlihat Sejak Jumat

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Seorang penghuni kos berinisial M ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kosnya di kawasan Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (14/7). Korban ditemukan setelah warga dan penjaga kos curiga karena tak melihatnya keluar kamar selama beberapa hari serta mencium bau tidak sedap dari dalam kamar.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi membenarkan adanya penemuan jasad tersebut. Ia mengatakan, polisi menerima laporan dari masyarakat sebelum mendatangi lokasi.

“Ya, benar, hari itu Polsek Mampang Prapatan sebelumnya dapet telepon dari masyarakat. Adanya diduga orang meninggal dunia itu. Kemudian petugas Polsek datang lah ke TKP,” kata Joko, Rabu (15/7).

Setibanya di lokasi, polisi bersama warga dan aparatur kelurahan membuka paksa pintu kamar karena tercium bau tidak sedap dari dalam.

“Di TKP itu kan ada bau tidak sedap gitu loh,” ujarnya.

Joko menjelaskan, setelah pintu dibuka, korban ditemukan sudah meninggal dunia di dalam kamar. Korban diketahui tinggal seorang diri di kos tersebut.

Polisi kemudian mengumpulkan keterangan dari penghuni dan penjaga kos. Dari hasil penelusuran sementara, korban sempat mengeluhkan sakit kepada penjaga kos pada Jumat lalu. Sementara pada Minggu, warga masih sempat mendengar suara korban batuk dari dalam kamar.

“Jadi setelah nyari informasi dari lingkungan kos itu, dapet informasi bahwa hari Jumat itu si korban mengeluh sakit sama yang jaga kos ya. Dan hari Minggunya dengar suara si korban itu batuk-batuk, tapi posisinya di dalam kamar,” tutur Joko.

Jenazah selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi menyebut, berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dan sementara dilihat pada tubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan, sementara itu,” kata Joko.

“Ya, kasat mata ya, dilihat tidak ada kekerasan. Nanti bagaimana hasil pemeriksaan di rumah sakit,” sambungnya.

Menurut Joko, dugaan sementara korban meninggal karena sakit. Namun penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan di rumah sakit serta pendalaman dari keterangan keluarga dan lingkungan sekitar.

“Sementara seperti itu, dan kemudian dari hasil interogasi lingkungan dan dari keluarga,” ucap dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bullying Berujung Ledakkan Sekolah di Padang
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Polisi Investigasi Kasus Dugaan Pelecehan Mahasiswa USU
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Macron Apresiasi Timnas Prancis Meski Gagal ke Final Piala Dunia
• 6 jam laludetik.com
thumb
Menhaj Ungkap Reaksi Prabowo Saat Dikabari Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik
• 19 jam laludetik.com
thumb
Preview Inggris Vs Argentina: Adu Mental Dua Raksasa Dunia, Siapa Melaju ke Final?
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.