Pengecekan ini harus dilakukan sebelum masa pemilihan lowongan dimulai. Hal ini wajib dilakukan agar proses pendaftaran berjalan lancar tanpa kendala.
Tak sedikit lulusan baru yang bingung karena statusnya belum dinyatakan layak, meski sudah dinyatakan lulus kuliah. Kondisi ini biasanya terjadi karena data akademik atau data kependudukan belum diperbarui secara menyeluruh.
Untuk mengantisipasi hal itu, Kemnaker menerapkan sistem integrasi data yang ketat dengan melibatkan instansi pemerintahan lainnya. Hal ini dilakukan agar hanya peserta yang benar-benar memenuhi kualifikasi yang dapat lolos ke tahap pemilihan lowongan.
Oleh karena itu, calon peserta diimbau segera melakukan pengecekan status sekaligus memahami syarat yang berlaku. Berikut informasi lengkap seputar pembukaan pengecekan status hari ini dan hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum mendaftar dikutip dari akun Instagram @kemnaker: Jadwal Penting MagangHub 2026 Calon peserta magang diharapkan untuk memahami jadwal berikut dengan baik:
- Batas waktu pengecekan status eligibilitas di laman MagangHub Kemnaker: 15 Juli 2026
- Batas akhir bagi Mitra Penyelenggara, baik perusahaan, instansi pemerintah, dan lembaga negara untuk mendaftar dan mengajukan lowongan magang: 15 Juli 2026
- Peserta berstatus eligible mulai bisa mengajukan lamaran dan memilih lowongan magang yang tersedia: 16 Juli 2026, pukul 13.00 WIB
Apabila tanggal kelulusan berada di luar rentang tersebut, atau perguruan tinggi terlambat menginput data sebelum batas penarikan terakhir, status di MagangHub tidak akan muncul sebagai eligible.
Baca Juga :
Dibuka Hari Ini! Simak Cara Daftar Magang Nasional Kemnaker 2026 Melalui MagangHub- Nomor Induk Kependudukan (NIK) terdeteksi tidak valid atau tidak aktif di sistem Dukcapil
- Ada perbedaan data identitas antara PDDikti, Dukcapil, BKN, dan akun SIAPkerja Kemnaker
- Perguruan tinggi belum sempat menginput data kelulusan pada periode terakhir penarikan data
- NIK tercatat ganda, misalnya terdaftar aktif di lebih dari satu perguruan tinggi atau memiliki lebih dari satu nama resmi
- NIK sudah terdaftar aktif sebagai ASN di database BKN
- NIK tercatat pernah menjadi peserta Program Pemagangan Nasional 2025
- Memastikan data diri di sistem PDDikti sudah benar dan status kelulusan sudah tercatat resmi
- Memastikan NIK dan identitas diri di semua dokumen sudah sinkron dan sesuai
- Jika ditemukan data yang belum sesuai, segera hubungi pihak kampus untuk pembaruan data akademik, atau mendatangi Dinas Dukcapil setempat untuk perbaikan data kependudukan
Sobat Medcom, itulah informasi terkait hal yang harus diperhatikan sebelum mendaftar lowongan di MagangHub. Semoga informasi ini dapat bermanfaat, ya! (Talitha Islamey)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)





