Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek gas raksasa Blok Masela di Laut Arafura, Maluku, pada Kamis (16/7).
Rencana tersebut disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai mengikuti rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7).
"Besok insyaallah Pak Presiden yang akan meresmikan groundbreaking Blok Masela," kata Bahlil.
Meski demikian, Bahlil mengatakan masih menunggu keputusan akhir mengenai mekanisme peresmian, termasuk apakah Presiden akan hadir langsung di lokasi proyek.
"Nanti diputuskan lewat Mensesneg atau Seskab," ujarnya.
Proyek gas Abadi Masela merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang telah tertunda selama puluhan tahun. Proyek ini kini memasuki babak baru setelah pemerintah menyiapkan tahapan menuju konstruksi.
Berdasarkan rencana pemerintah, pembangunan fisik proyek akan dimulai pada 2027. Blok Masela ditargetkan mulai berproduksi pada periode 2029 hingga 2030.
Blok Masela merupakan salah satu cadangan gas bumi terbesar di Indonesia. Proyek tersebut dioperasikan oleh Inpex Corporation bersama para mitranya dan diharapkan menjadi salah satu penopang ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan produksi gas domestik.





