Polres Siak memeriksa lima orang saksi terkait kasus meninggalnya seorang dokter residen anestesi yang sedang menjalani Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di RSUD Tengku Rafian Siak, Alex Cristo Loris (30).
Para saksi yang diperiksa, mulai dari rekan hingga senior korban, termasuk mereka yang menemukan jasad korban.
"Terkait pemeriksaan saksi-saksi, kita telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi terhadap lima orang, yaitu security dan sopir, dan pegawai rumah sakit yang menemukan jenazah. Dan kemudian, rekan sejawat PPDS anestesi korban, yaitu dr. Mayang, kemudian dr. Beni selaku senior atau pembimbing di rumah sakit tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Raja Kosmos, Rabu (15/7).
Menurutnya, penyidikan masih terus berlangsung dan jumlah saksi yang diperiksa berpotensi bertambah seiring perkembangan penyelidikan.
"Kami akan menyampaikan perkembangan terbaru setelah memperoleh hasil pemeriksaan laboratorium maupun pendalaman terhadap para saksi," ujarnya.
"Sekarang masih intensif dilakukan pemeriksaan saksi dan nanti akan kami update bagaimana perkembangannya," pungkasnya.
Alex Cristo Loris ditemukan tewas di area semak belukar di samping pagar luar RSUD Tengku Rafian. Dari hasil autopsi sementara ditemukan sejumlah luka dan ada memar di kepala.





