Tak Dapat Siswa Baru, SDN di Mojokerto Tetap Gelar MPLS demi Patuhi Aturan

beritajatim.com
7 jam lalu
Cover Berita

Mojokerto (beritajatim.com) – Tidak mendapatkan siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027 tidak membuat kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Pandankrajan 1, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, dihentikan. Sekolah tetap melaksanakan MPLS bagi siswa kelas II hingga kelas V selama tiga hari.

Kepala SDN Pandankrajan 1, Juwono, mengatakan pelaksanaan MPLS tetap dilakukan sebagai bentuk kepatuhan terhadap petunjuk teknis (juknis) yang mengatur kegiatan awal tahun pembelajaran. Meski biasanya MPLS identik dengan penyambutan siswa baru, kegiatan tersebut tetap perlu dilaksanakan untuk seluruh jenjang kelas yang telah ditentukan.

“Program MPLS tetap berlanjut meski siswa barunya kosong, karena mengikuti aturan harus tetap terlaksana sehingga MPLS untuk siswa kelas II hingga kelas V karena memang kelas VI juga kosong, tanpa siswa. Tapi biasanya MPLS digelar selama lima hari, ini hanya tiga hari,” ungkapnya, Kamis (16/7/2026).

Menurutnya, keputusan tetap menggelar MPLS juga telah melalui musyawarah bersama dewan guru. Pihak sekolah menilai kegiatan tersebut penting untuk membantu siswa kembali beradaptasi setelah menjalani libur panjang.

“Alhamdulillah bersama dengan bapak ibu dewan guru kita bermusyawarah. Walaupun umumnya MPLS itu kan hanya untuk siswa baru, tapi untuk juknisnya tetap harus terlaksana untuk kelas atasnya,” katanya.

Juwono menjelaskan, melalui MPLS tersebut sekolah ingin membangun kembali suasana belajar yang nyaman bagi siswa. Selain itu, kegiatan juga menjadi sarana menanamkan kembali sikap positif, kebiasaan baik, serta nilai-nilai kedisiplinan kepada peserta didik.

“Kita tetap jalankan MPLS karena mengantisipasi anak-anak yang baru saja libur panjang. Mungkin ada hal-hal yang kurang nyaman, kita santai berkenalan dulu sambil menanamkan sikap-sikap yang baik, kata-kata yang baik, dan kebiasaan yang baik,” jelasnya.

Pelaksanaan MPLS di SDN Pandankrajan 1 telah memasuki hari ketiga pada Rabu (15/7/2026) kemarin. Pihaknya menyebut para siswa mulai merasa nyaman mengikuti kegiatan dan siap kembali menjalani pembelajaran seperti biasa. Sehingga, Kamis (16/7/2026), sudah mulai proses belajar mengajar.

“Untuk kelas II, III, IV, dan V tetap berjalan. Ini sudah terlaksana hari ketiga (kemarin). Tadi juga sudah saya sampaikan untuk persiapan anak-anak, katanya sudah siap dan nyaman untuk hari berikutnya. Hari keempat sudah mulai kegiatan seperti biasa, pembelajaran,” pungkasnya.

Sebelumnya, SDN Pandankrajan 1 menjadi salah satu sekolah dasar di Kabupaten Mojokerto yang tidak memperoleh siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027. Kondisi tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari keberadaan beberapa lembaga sekolah di wilayah desa hingga kondisi demografi calon peserta didik di sekitar sekolah. [tin/kun]


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Realisasi PNBP Sektor ESDM Tembus Rp85,58 Triliun Sampai Juli 2026
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Besok, Don Ritto hingga Tumpukan Emas Diserahkan ke Kejagung
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
Resmi! Elkan Baggott Dikontrak Jangka Panjang Millwall
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Banyak WNI Berobat ke Luar Negeri, Kepercayaan dan Efisiensi Waktu Layanan Jadi Tantangan
• 17 menit lalukompas.id
thumb
Pemerintah Janji Antrean Pembelian BBM Teratasi dalam 2 Hari
• 1 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.