Saham Indika Energy (INDY) Terus Melejit, Imbas Kabar Divestasi Aset Batu Bara

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Saham PT Indika Energy Tbk (INDY) terus diburu sehingga memicu kenaikan harga cukup signifikan dalam sepekan terakhir.

Saham PT Indika Energy Tbk (INDY) terus diburu sehingga memicu kenaikan harga cukup signifikan dalam sepekan terakhir. (Foto: Ist)

IDXChannel - Saham PT Indika Energy Tbk (INDY) terus diburu sehingga memicu kenaikan harga cukup signifikan. Dalam sepekan terakhir, harga saham INDY naik 28 persen, sehingga mendorong nilai pasarnya menembus Rp13 triliun.

Pada penutupan perdagangan Kamis (16/7/2026), harga saham INDY menguat 11,61 persen ke Rp2.500, tertinggi dalam sebulan terakhir. Kenaikan harga saham INDY dipicu kabar perusahaan tersebut melego aset batu bara utamanya PT Kideco Jaya Agung (KJA). Selama ini, Kideco menjadi tulang punggung utama Indika Energy dengan kontribusi lebih dari 50 persen terhadap kinerja keuangan perseroan.

Baca Juga:
Indika Energy (INDY) Tetapkan Dividen 50 Persen dari Laba, Siap Dibayarkan Pertengahan Juni

Dikutip dari laporan Bloomberg, Indika Energy dilaporkan tengah mempertimbangkan penjualan PT Kideco Jaya Agung, anak usaha yang 91 persen sahamnya dimiliki oleh perseroan. Langkah ini sejalan dengan transformasi bisnis perseroan yang mulai meninggalkan batu bara.

Sumber Bloomberg menyebutkan, manajemen Indika Energy tengah berdiskusi dengan penasihat keuangan tentang peluang divestasi KJA. Perseroan juga telah menghubungi sejumlah pembeli potensial aset batu bara tersebut. Nilai transaksi KJA diperkirakan mencapai USD1 miliar meski berdasarkan data terakhir, asetnya ditaksir sekitar USD639 juta.

Baca Juga:
Indika (INDY) Bentuk Anak Usaha Baru di Bisnis Penjualan Listrik

Rencana penjualan tersebut masih sangat tahap awal dan manajemen masih berpeluang mempertahankan aset batu bara tersebut. Perwakilan PT Indika Energy Tbk dan PT Kideco Jaya Agung belum berkomentar terkait kabar tersebut.

Sebagai informasi, Indika Energy menjadi pemegang saham Kideco sejak 2004 saat mengakuisisi 41 persen saham. Perseroan terus meningkatkan kepemilikan saham Kideco menjadi 46 persen pada 2006 hingga akhirnya menjadi pengendali penuh pada 2017.

Saat itu, Indika meningkatkan porsi sahamnya atas Kideco menjadi 91 persen setelah mengambil alih saham milik Samtan Co. Ltd. dan PT Miji Inti Utama. Samtan hingga saat ini masih menggenggam 9 persen saham Kideco.

Kideco adalah salah satu produsen raksasa batu bara di Indonesia yang lokasi tammbangnya ada di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Berproduksi sejak 1993, produksi batu bara Kideco mencapai 31,2 juta ton sepanjang tahun lalu, meningkat dibandingkan 2024 yang sebesar 30,7 juta ton.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jasa Marga Ingin Infrastruktur yang Dikelola Tak Hanya Jadi Penghubung Wilayah, tapi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Satpol PP Tertibkan Bangunan Ilegal di Eks Stadion Mattoanging untuk Pulihkan Fungsi Ruang Publik
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Terkubur di Nganjuk, Warga Sempat Dengar Keributan
• 14 jam lalurctiplus.com
thumb
Menanti Kepastian Dana TKD, DPRD DIY Berharap Pusat Pahami Kondisi Fiskal Daerah
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng OJK dan Pemda Tingkatkan Literasi Keuangan Penerima Manfaat
• 23 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.