Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mewarnai acara groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Gas Alam Cair (LNG) Abadi Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, dengan candaan yang mengundang tawa peserta.
Dalam laporannya kepada Presiden Prabowo Subianto yang mengikuti acara melalui konferensi video, Kamis (16/7), Bahlil lebih dulu menyampaikan apresiasi atas perhatian Presiden terhadap proyek strategis tersebut.
"Bapak Presiden, kami menyampaikan ucapan terima kasih dari seluruh rakyat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Begitu saya mendarat, baliho Bapak terpasang dari bandara sampai lokasi acara, Pak. Dan wajahnya hanya wajah Bapak Presiden. Ini menunjukkan kecintaan masyarakat Kepulauan Tanimbar kepada Bapak Presiden," kata Bahlil.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran Presiden yang meresmikan dimulainya proyek tersebut secara virtual.
Di tengah sambutannya, Bahlil kemudian memperkenalkan sejumlah menteri yang hadir langsung di lokasi. Saat menyebut Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, ia melontarkan candaan mengenai kacamata hitam yang dikenakan Presiden Prabowo.
"Bapak Presiden, kami melaporkan bahwa yang bersama-sama kami di Tanimbar sekarang adalah Menteri Bappenas dan Pak Nusron. Bapak Presiden, kacamata beliau hitam mungkin karena sedih Inggris kalah dari Argentina," ujar Bahlil yang disambut tawa para hadirin.
Bahlil kemudian melanjutkan dengan memperkenalkan pejabat lain yang hadir, termasuk Kepala Kantor Staf Presiden (KSP).
Ia juga memperkenalkan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa sebagai Ketua Partai Gerindra Maluku.
"Pak Hendrik ini adalah kader Gerindra, Ketua Gerindra, Bapak Presiden. Jadi memang betul-betul 'paten' gubernurnya," ucapnya.





