Inovasi Ramah Lingkungan Mahasiswa Unhas: Ficati dari Limbah Cangkang Tiram untuk Filtrasi Air di Pangkep

harianfajar
6 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin Gelombang 116 berhasil mengembangkan inovasi bernama Ficati, media filtrasi air berbahan dasar bubuk cangkang tiram yang ramah lingkungan dan mudah dibuat. Inovasi ini diperkenalkan pada Senin, 13 Juli 2026, di Rumah Ketua RW IV RT 2, Kelurahan Bawasalo, Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, dengan melibatkan ibu-ibu rumah tangga setempat yang antusias mengikuti pelatihan.

Program kerja individu mahasiswa KKN ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat pesisir mengenai pemanfaatan limbah cangkang tiram yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui proses pengolahan cangkang tiram menjadi bubuk, bahan tersebut kemudian digunakan sebagai media penyaring air yang sederhana, ekonomis, dan berkelanjutan.

Dalam pelatihan, mahasiswa menjelaskan secara rinci manfaat cangkang tiram sebagai media filtrasi, tahapan pengolahannya, serta demonstrasi pembuatan Ficati secara langsung. Peserta juga diberikan kesempatan berdiskusi terkait penggunaan dan perawatan media filtrasi tersebut, yang memicu antusiasme tinggi dengan banyak pertanyaan dari ibu-ibu rumah tangga.

Ketua RW IV Kelurahan Bawasalo, Hasna, mengapresiasi pelaksanaan program kerja mahasiswa karena sesuai dengan kondisi masyarakat pesisir yang menghadapi masalah air keruh.

“Mengenai program kerja individu mahasiswa, menurut saya sangat bagus karena kita tinggal di daerah pesisir yang banyak memiliki air keruh. Adanya program Ficati ini sangat membantu masyarakat. Bahan cangkang tiram juga sangat mudah didapatkan, kemudian cara pembuatannya gampang ji,” jelas Hasna saat ditemui di lokasi pelatihan.

Mahasiswa KKN UNHAS Gelombang 116 berharap inovasi ini dapat terus dikembangkan sebagai alternatif filtrasi air yang sederhana dan ekonomis, sekaligus mendukung pengelolaan limbah berbasis potensi lokal. Mereka juga ingin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memanfaatkan sumber daya lingkungan secara optimal demi keberlanjutan. (*/)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menanti Kepastian Dana TKD, DPRD DIY Berharap Pusat Pahami Kondisi Fiskal Daerah
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Kemarin, MBG ciptakan ekosistem kerja hingga pembatasan gawai
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Krisis BBM Melanda, Bahan Pangan Membusuk di Jalan
• 6 jam lalukompas.id
thumb
Erwan Setiawan Ambil Langkah Tegas Penanganan LGBT di Jawa Barat
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Reses Malam Wakil Ketua DPRD Wajo Andi Merly di Desa Bila Didominasi Emak-emak
• 13 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.