JAKARTA, KOMPAS.TV - Tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo, menanggapi pelaporan dirinya ke polisi buntut kegaduhan ijazah S-3 miliknya di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Sambil menunjukkan salinan atau fotokopi ijazahnya di hadapan wartawan, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu membantah bahwa ijazah S-3 miliknya palsu.
"Bagus! Bagus! Jadi kemarin mungkin teman-teman sudah tahu, kan? Jadi artinya apa? Saya kemarin sudah berhasil juga, jadi jelas, ini ijazah asli saya, copy, resmi, ini copy dari asli," ujarnya sambil menunjukkan salinan ijazahnya di Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Ia mengatakan UNJ secara resmi telah menyerahkan ijazah S-3 kepadanya. Roy juga menegaskan tidak ada kesalahan apa pun terkait penerbitan ijazahnya. Hanya, ia mengakui ijazah miliknya hanya baru diambil dari UNJ.
Baca Juga: Roy Suryo Kembali Dilaporkan ke Polisi Buntut Gaduh Ijazah S-3 Miliknya
Saat mengambil ijazahnya, Roy mengaku diterima wakil rektor dan beberapa profesor di UNJ. Bahkan, ia mengaku memiliki rekaman peristiwa itu.
"Jadi kita tunggu saja apa yang dilaporkan itu, dan maka konsekuensinya adalah mereka-mereka yang melaporkan, kalau tidak terbukti, harus tanggung jawab," tuturnya.
Selain menunjukkan salinan ijazahnya, Roy Suryo juga menunjukkan transkrip akademiknya.
Ia pun mempersilakan pihak-pihak yang ingin melaporkannya. Roy menegaskan tidak mempermasalahkan jika laporan yang sudah masuk ke polisi tidak dicabut.
Namun, penulis buku Jokowi's White Paper itu tak akan tinggal diam. Ia mengaku akan melakukan upaya hukum lain sebagai tindak lanjut.
Roy Suryo menunjukkan transkrip akademiknya di hadapan awak media, Jakarta, Kamis (16/7/2026). (Sumber: Tangkapan Layar YouTube KompasTV)Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- roy suryo
- ijazah
- ijazah s3
- unj
- taufik bilfaqih
- roy suryo dilaporkan





