JAKARTA, KOMPAS.TV - Gara-gara persoalan seragam sekolah, seorang pria mengirim ancaman bom ke sekolah dasar di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Polisi menangkap seorang pria yang mengirim ancaman bom ke sebuah sekolah dasar di Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Senin (13/7/2026) lalu.
Pelaku tak berkutik ketika tim gabungan Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Densus 88 dan Satuan Reskrim Polres Metro Jaksel mendatangi rumahnya.
Pelaku yang tinggal tak jauh dari lokasi sekolah ternyata merupakan salah satu wali murid.
Dirinya kesal dengan besarnya biaya seragam sekolah anaknya.
Sebelumnya pelaku menebar ancaman ke sekolah dasar di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Senin (13/7/2026) pagi.
Teror dikirimkan sekitar pukul 6 pagi saat upacara bendera sedang berlangsung.
Pesan berisi, sekolah akan segera diledakkan, dan ada 11 titik lain yang siap diledakkan.
Siswa dan guru yang baru selesai mengikuti upacara bendera panik berlarian, membubarkan diri.
Setelah menyisir selama kurang lebih 4 jam, tim gabungan menyatakan tidak ada benda mencurigakan ditemukan di area sekolah. Tak lama, pelaku akhirnya ditangkap.
Atas tindakannya, tersangka kini dijerat pasal tentang ancaman teror dengan ancaman pidana di atas 5 tahun kurungan penjara.
Baca Juga: Kasus Ledakan Bom Rakitan di Sekolah, Polisi Pastikan Tak Terkait Jaringan Terorisme | KOMPAS SIANG
#terorbom #sekolah #jagakarsa
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Penulis : Aisha-Amalia-Putri
Sumber : Kompas TV
- teror bom
- teror bom sekolah
- harga seragam
- jagakarsa
- pelaku teror bom





