KRI Bima Suci Gelar Open Ship, Tumbuhkan Jiwa Bahari Siswa SMP Hang Tuah Manado

republika.co.id
16 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, MANADO, – Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VIII menggelar kunjungan edukatif di atas geladak KRI Bima Suci untuk menumbuhkan jiwa bahari para siswa SMP Hang Tuah Manado, Sulawesi Utara. Kegiatan Open Ship ini bertujuan mengenalkan lebih dekat kapal latih kebanggaan TNI Angkatan Laut sekaligus menanamkan kecintaan terhadap dunia kemaritiman.

Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, melalui Kadispen Letkol Laut (P) Andreas Suko Riyanto, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, patriotisme, dan wawasan kebangsaan. "Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi generasi muda untuk terus belajar, berani bermimpi, dan mencintai laut sebagai identitas bangsa," ujarnya di Manado, Kamis.

Mengusung semangat "Mengukir Cita-Cita di Atas Geladak KRI Bima Suci", kunjungan ini tidak hanya menjadi sarana rekreasi pendidikan semata. Para siswa diajak berkeliling untuk melihat berbagai fasilitas kapal dan mengenal sejarah serta peran KRI Bima Suci sebagai kapal latih Taruna Akademi Angkatan Laut.

Pengalaman Berharga di Atas Kapal Perang

Selama berada di atas geladak, para siswa memperoleh penjelasan langsung dari prajurit TNI AL mengenai kehidupan di atas kapal. Interaksi yang hangat dan penuh edukasi tersebut memberikan pengalaman berharga bagi para siswa, sekaligus membuka wawasan tentang profesi keprajuritan.

Kadispen menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk menanamkan semangat bela negara sejak dini. "Mereka adalah calon generasi penerus yang akan menjaga kejayaan maritim Indonesia," tegasnya. Para siswa juga mendapatkan pemahaman mendalam tentang pentingnya menjaga kedaulatan laut Indonesia sebagai negara maritim.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BTN Jajaki Sekuritisasi hingga Rp400 Miliar dengan SMF
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 17 Juli 2026, Cek Lokasi dan Persyaratan
• 13 jam lalurctiplus.com
thumb
Alasan Febrie Belum Ditahan Padahal Sudah Jadi Tersangka Penanganan Kasus ASABRI
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
KPK dalami dugaan Gatut Sunu terima uang lewat Kepala BPKAD
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Polisi Serahkan Barang Bukti Terkait Kasus Febrie ke Kejaksaan, Dibungkus Plastik Hijau
• 21 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.