Hong Kong Salip Singapura, Jadi Investor Terbesar Indonesia pada Kuartal II-2026

disway.id
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani mengungkapkan Hong Kong menjadi investor terbesar di Indonesia pada kuartal II.

Capaian itu menjadi rekor untuk pertama kalinya dalam 10 tahun.

"Dalam kuartal kedua ini untuk pertama kalinya dalam 10 tahun terakhir, China investasinya lebih agresif melalui Hong Kong sehingga tempat pertama dari investasi di kuarter kedua ini ditempati oleh Hong Kong dengan 5,5 miliar," kata Rosan di Istana Kepresidenan, Kamis, 16 Juli 2026.

BACA JUGA:Sukseskan Program MBG, Presiden Instruksikan Seluruh Kementerian dan Lembaga Dukung BGN

Selanjutnya diikuti Singapura 4,2 miliar, Tiongkok 1,7 miliar, Jepang 0,9 miliar, dan Malaysia 0,7 miliar.

"Dan kita punya daftar lengkapnya diikuti biasanya nih oleh Korea Selatan, kemudian oleh Netherlands, dan juga negara-negara lainnya," ungkapnya.

Sementara itu, realisasi investasi  pada semester I-2026 mencapai Rp1.010,6 triliun.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025 terjadi pertumbuhan realisasi investasi sebesar 7,2%.

Rosan memerinci, realisasi investasi terbagi dalam penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp502,9 triliun (49,8%) dan penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp507,6 triliun (50,2%).

BACA JUGA:Presiden Beri Waktu Satu Bulan untuk Benahi Tata Kelola Program MBG, Ini Harapannya

Sementara secara spasial realisasi investasi di Pulau Jawa sebesar Rp502,8 triliun (49,8%) atau terjadi pertumbuhan 7,7% secara tahunan.

Sedangkan realisasi investasi di luar Pulau Jawa mencapai Rp507,8 triliun atau tumbuh 6,7% secara tahunan.

Lebih lanjut, Rosan melaporkan realisasi tersebut turut mendorong penyerapan tenaga kerja yang signifikan.

Sepanjang Januari–Juni 2026, investasi berhasil menyerap 1.448.862 tenaga kerja atau meningkat sekitar 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Yang paling penting adalah kita bisa lihat di sini penyerapan tenaga kerjanya itu mencapai 1.448.862 orang atau kurang lebih peningkatan 15% dibandingkan tahun sebelumnya," ujarnya.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Direktur Pakuwon Group Bantah Alasan Pembangunan Pagar karena Persoalan Ekonomi
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kakek Juru Parkir Korban Tabrak Lari di Sleman Meninggal Dunia
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Spesies Baru Monyet Berbibir Oranye Ditemukan di Kongo
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Mitra Grab Optimis Cuan Bertambah di Tengah Perubahan Skema Komisi
• 3 jam laludisway.id
thumb
Kortastipidkor: Beri Kepercayaan Penuh ke Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.