Rekam Jejak Kontroversial Slavko Vincic, Wasit yang Ditunjuk FIFA Pimpin Final Piala Dunia Antara Spanyol Vs Argentina

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

VIVA – FIFA resmi menunjuk Slavko Vincic untuk memimpin laga Spanyol melawan Argentina di final Piala Dunia 2026. Wasit asal Slovenia itu memiliki rekam jejak kontroversial hingga pernah ditahan polisi.

Pada Jumat (17/7/2026), FIFA resmi mengumumkan penunjukan Vincic sebagai wasit yang akan memimpin final Piala Dunia 2026. Dia akan ditemani oleh dua asistennya asal Slovenia, Tomas Klancnik dan Andraz Kovacic.

Baca Juga :
Dulu Pimpin Laga Timnas Indonesia dan Liga 1, Kini Wasit Adham Makhadmeh Bertugas di Final Piala Dunia 2026
FIFA Resmi Tunjuk Wasit Slovenia Slavko Vincic untuk Pimpin Laga Final Piala Dunia 2026 Antara Spanyol Vs Argentina

Bersama dengannya, dua wasit asal Yordania, yaitu Adham Makhadmeh dan Mohammad Alkalaf, bertugas sebagai pembantu. Makhadmeh menjadi ofisial keempat selagi Alkalaf menjadi asisten wasit cadangan.

Vincic telah memimpin tiga laga di Piala Dunia 2026 ini. Dia memimpin duel Brasil melawan Maroko, kemudian Yordania melawan Aljazair, dan juga Meksiko kontra Ekuador.

Dari ketiga laga tersebut, tidak ada kontroversi yang mencuat. Namun, Vincic mencuri perhatian di pertandingan Meksiko kontra Ekuador.

Dia memberikan kartu merah kepada Piero Hincapie dari Ekuador. Sang bek Arsenal diusir Vincic setelah berkonfrontasi dengan Santiago Gimenez dengan menutup mulutnya.

Namun demikian, penunjukan Vincic diprotes media Spanyol, Archivo VAR. Menurutnya, performa wasit asal Slovenia itu sangatlah buruk di Eropa pada musim ini.

“Resmi. FIFA mempermainkan seluruh dunia dan menunjuk Slavko Vincic sebagai wasit final Piala Dunia antara Spanyol dan Argentina,” demikian klaimnya di media sosial X.

“Wasit Slovenia itu mengalami musim yang buruk di Eropa, kehilangan kendali atas pertandingan ketika intensitasnya meningkat,” sambungnya.

Salah satu kontroversi yang mencuat di bawah pengawasan Vincic adalah ketika Real Madrid bermain menghadapi Bayern Munich di perempat final Liga Champions musim ini. Dia memberikan kartu kuning kedua kepada Eduardo Camavinga.

Pada menit ke-78, Camavinga mendapatkan kartu kuning pertamanya karena menahan lawan. Namun, di menit ke-86, dia melakukan tindakan jahil dengan menjauhkan bola.

Camavinga melakukan kartu kuning kedua karena hal itu dan itu mengubah permainan. Sebab, pada saat itu, Madrid sedang unggul 3-2 yang mana akan membawa duel ke perpanjangan waktu karena agregat sama kuat 4-4.

Baca Juga :
Michael Owen Semprot Habis Thomas Tuchel usai Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026
Lionel Messi Sindir Mental Timnas Inggris usai Lolos ke Final Piala Dunia 2026: Mereka Tak Ingin Menang
Pengakuan Mengejutkan Harry Kane soal Masa Depannya di Timnas Inggris

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Serentak di 131 Titik, BRI Hadirkan KKB Expo dengan Segudang Promo
• 24 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Friksi di Depan Mata, Ada Peluang Kompromi Agar Appi Tak Tinggalkan Golkar
• 9 jam laluharianfajar
thumb
HUT ke-56, Astra Motor Resmikan Solar PV 40 kWp di Safety Riding Center Jawa Tengah
• 2 jam laluterkini.id
thumb
Kawal Aksi Massa di Monas, Polda Metro Tekankan Pelayanan Humanis
• 5 jam laludetik.com
thumb
FKGI Dukung Arah Kebijakan Menhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
• 7 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.