Saksi Dengar 2 Kali Ledakan dan Teriakan Perempuan Sebelum Kebakaran yang Tewaskan Penghuni Kos Kemayoran

viva.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Polisi mengungkapkan seorang saksi mendengar dua kali suara ledakan sebelum kebakaran yang menewaskan seorang penghuni indekos berinisial M (27) di Jalan Sumur Batu Raya Gang Buntu, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kanit Reskrim Polsek Kemayoran Iptu Boedi mengatakan keterangan tersebut diperoleh dari hasil pemeriksaan terhadap saksi berinisial AF (27) yang kamar indekosnya berada tepat di seberang kamar korban.

Baca Juga :
Heboh Kematian Penghuni Kos Kemayoran Tak Murni Akibat Kebakaran, Polisi Telusuri Dugaan Keterlibatan Orang Lain
Korban Tewas Kebakaran Pub di Bangkok Jadi 32 Orang, 15 Kritis

"Saksi AF menjelaskan bahwa dirinya tidak mengetahui yang menjadi penyebab kebakaran tersebut, namun saksi mendengar suara ledakan sebanyak dua kali," kata Boedi saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Selain mendengar ledakan, saksi juga mengaku mendengar suara teriakan seorang perempuan dari depan kamarnya.

Ketika membuka pintu, saksi melihat api telah membakar kamar korban dan sejumlah warga berupaya memadamkan kobaran api.

Lebih lanjut, Boedi mengungkapkan bahwa saksi tidak mengenal korban.

"Saksi mendengar suara perempuan berteriak di depan kamar saksi. Kemudian saksi membuka pintu dan melihat di depan kamar saksi sudah terjadi kebakaran dan orang-orang di sekitar berusaha memadamkan api tersebut," ujarnya.

Boedi menambahkan penyidik masih melengkapi alat bukti untuk mengungkap penyebab kebakaran.

Dalam waktu dekat, penyidik akan meminta keterangan dari ahli forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) terkait hasil otopsi korban, memeriksa ahli pidana, serta menggelar perkara untuk menentukan tersangka.

Diketahui, peristiwa kebakaran yang menewaskan M terjadi di sebuah indekos di Jalan Sumur Batu Raya Gang Buntu, Kemayoran, Jakarta Pusat pada April 2026 lalu.

Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran dan memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam kasus tersebut. (Ant)

Baca Juga :
Korban Kebakaran di Bangkok Bertambang, 72 Luka-luka dan 45 Orang Masih Hilang
Kebakaran Restoran di Bangkok, 30 Orang Tewas
Kebakaran Rumah di Lampung, 2 Lansia Tewas

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ruben Onsu Absen Sidang Perdana Gugatan Hak Asuh Anak, Sarwendah Tunggu sang Mantan Suami di Agenda Mediasi
• 5 jam lalugrid.id
thumb
Bangun Tidur Sendi Terasa Kaku? Ini Penyebab yang Sering Dialami Usia 35 Tahun ke Atas
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Polisi Kawal Ketat Distribusi BBM ke SPBU di Medan
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Waka MPR Desak Respons Cepat Kondisi Darurat Kekerasan Perempuan
• 18 menit laludetik.com
thumb
PBB Ungkap Lebih dari 500 Pengungsi Rohingya Diduga Tewas dalam Kecelakaan Kapal di Myanmar
• 11 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.